Selasa, 12/11/2019 12:15 WIB

Ledakan Bom di Afghanistan Tewaskan Empat Orang

Orang-orang memindahkan reruntuhan mobil setelah ledakan bom di Kabul, Afghanistan, menewaskan sedikitnya empat orang

Orang-orang memindahkan reruntuhan mobil setelah ledakan bom di Kabul, Afghanistan, menewaskan sedikitnya empat orang. Foto oleh Jawad Jalali / EPA-EFE

Jakarta, Jurnas.com - Setidaknya empat orang tewas dan beberapa lainnya terluka termasuk anggota layanan Amerika Serikat, setelah sebuah mobil yang sarat dengan bahan peledak diledakkan di ibukota Afghanistan, Jumat (31/05).

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nasrat Rahimi mengatakan empat warga sipil tewas dan tiga lainnya cedera ketika bom mobil meledak di daerah Qala-e-Wazir di Kabul.

Pasukan AS Afghanistan juga mengkonfirmasi bahwa setidaknya empat anggota layanan AS terluka dalam ledakan itu.

Dilansir UPI, serangan itu adalah yang kedua dalam dua hari setelah seorang pembom bunuh diri Kamis meledakkan kendaraan bermuatan bahan peledak di luar Universitas Pertahanan Nasional Marsekal Fahim di ibukota, menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai 16 lainnya.

Serangan baru-baru ini terjadi di tengah peningkatan kekerasan antara pasukan yang didukung AS dan Taliban.

Sementara itu, politisi lokal mengatakan Kamis bahwa pembicaraan dengan Taliban di Moskow, Rusia, mengenai gencatan senjata untuk liburan Idul Fitri Muslim berakhir tanpa kesepakatan.

"Tidak ada alasan logis dan meyakinkan untuk penolakan Taliban untuk menerima gencatan senjata," Ata Mohammad Noor, kepala eksekutif partai politik Jamiat-i-Islami. "Gencatan api adalah awal menuju perdamaian."

Itu adalah kedua kalinya Moskow menjadi tuan rumah pertemuan puncak itu dan mengikuti Perwakilan Khusus AS untuk Afiliasi Afganistan Zalmay Khalilzad setelah mengadakan enam putaran pembicaraan dengan fokus pada penarikan pasukan dari pasukan AS.

TAGS : Ledakan Bom Afghanistan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :