Senin, 19/04/2021 22:25 WIB

China Tuding AS Tak Berniat Hentikan Perang Dagang

China menuding Amerika Serikat tak berniat menyelesaikan perang dagang, setelah memasukkan perusahaan telekomunikasi Huawei ke dalam daftar hitam

Logo Huawei (Foto: China Daily)

Beijing, Jurnas.com - China menuding Amerika Serikat tak berniat menyelesaikan perang dagang, setelah memasukkan perusahaan telekomunikasi Huawei ke dalam daftar hitam beberapa pekan lalu.

Yang terbaru, raksasa Jepang Panasonic Corp bergabung dengan perusahaan global, untuk melepaskan diri dari kerja sama dengan Huawei Technologies Ltd. Panasonic mengumumkan telah mennghentikan pengiriman beberapa komponen ke Huawei.

Langkah itu dilakukan sehari setelah pembuat chip Inggris ARM menghentikan hubungan dengan Huawei, untuk mematuhi blokade AS, yang berpotensi melumpuhkan kemampuan raksasa China tersebut dalam membuat chip baru untuk smartphone masa depannya.

Dilansir dari Reuters, Huawei selama ini menggunakan cetak biru ARM untuk mendesain prosesor yang memberi daya pada smartphone-nya.

"Jika Amerika Serikat ingin melanjutkan pembicaraan perdagangan, mereka harus menunjukkan ketulusan dan memperbaiki tindakan mereka yang salah. Negosiasi hanya dapat berlanjut berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati," kata juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng pada Kamis (23/5).

"Kami akan memonitor perkembangan yang relevan dan menyiapkan tanggapan yang diperlukan," lanjut dia.

Sebelumnya Toshiba Corp Jepang kembali melanjutkan pengiriman ke Huawei, setelah menangguhkan pengiriman sementara.

TAGS : Huawei Amerika Serikat China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :