Jum'at, 27/11/2020 04:28 WIB

Ribuan Gerilyawan ISIS Berkumpul di Afghanistan

Banyak teroris asing yang bertempur bersama Daesh di Suriah dan Irak telah tewas dalam operasi anti-teror oleh militer kedua negara.

Kelompok ISIS

Jakarta, Jurnas.com - Pejabat tinggi intelijen Rusia telah memperingatkan bahwa ribuan gerilyawan yang tergabung dalam afiliasi Daesh dan dengan pengalaman pertempuran di Suriah telah berkumpul di daerah-daerah di Afghanistan utara yang berbatasan dengan republik-republik Asia Tengah pasca-Soviet.

Alexander Bortnikov, direktur Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) mengatakan, afiliasi lokal dari kelompok teroris Daesh telah berhasil mengumpulkan sebanyak 5.000 militan di daerah tersebut.

Berbicara kepada para kepala dinas intelijen dari bekas republik Soviet di ibukota Dushanbe di Tajikistan, Bortnikov mengatakan, Yang paling mengkhawatirkan adalah penyebaran kembali kelompok-kelompok teroris ke provinsi utara Afghanistan.

Pejabat Rusia mengatakan sel-sel teroris saat ini menyusup ke tetangga utara Afghanistan dalam upaya untuk membangun hubungan dengan kejahatan terorganisir. Dia mengatakan para teroris berusaha untuk lolos dengan menyamar sebagai pengungsi.

Dilansir PressTV, Daesh telah dikalahkan secara militer di Suriah dan Irak, dua negara Arab di mana kelompok teroris itu mengambil alih tanah mulai tahun 2014. Namun kelompok itu belum dibubarkan sama sekali.

Pernyataan Bortnikov datang sehari setelah pihak berwenang di negara Asia Tengah, Tajikistan, mengumumkan bahwa kerusuhan di penjara dimulai oleh terpidana teroris Daesh yang menyebabkan 32 narapidana dan penjaga penjara mati.

Tajikistan mengatakan para terpidana teroris Daesh telah memulai kerusuhan di fasilitas keamanan tinggi, yang menewaskan 32 orang.
Direktur FSB memperingatkan bulan lalu bahwa teroris Daesh kembali ke negara asal mereka dan membangun sel-sel teroris.

Banyak teroris asing yang bertempur bersama Daesh di Suriah dan Irak telah tewas dalam operasi anti-teror oleh militer kedua negara. Tetapi mereka yang selamat telah lama diketahui menimbulkan ancaman serius bagi negara asalnya begitu kembali.

TAGS : Gerilyawan ISIS Afghanistan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :