Senin, 17/06/2019 07:54 WIB

Jokowi Presiden Lagi, PGRI Ingin Polemik Guru Rampung

Unifah berharap persoalan kekurangan dan pemenuhan guru dapat teratasi dalam lima tahun ke depan, terutama dalam kaitannya dengan pengangkatan guru honorer.

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi

Jakarta, Jurnas.com – Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi mengucapkan selamat kepada Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, yang telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pasangan presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode 2019-2024.

“Kami mengucapkan selamat bagi rakyat Indonesia, KPU, dan bapak presiden dan wakil presiden terpilih. Kami percaya Pak Jokowi akan meningkatkan akses pendidikan yang bermutu,” kata Unifah pada Selasa (21/5) di Jakarta.

Di masa jabatan kedua Presiden Jokowi ini, Unifah berharap persoalan kekurangan dan pemenuhan guru dapat teratasi dalam lima tahun ke depan, terutama dalam kaitannya dengan pengangkatan guru honorer.

Tidak hanya itu, Unifah juga mendorong pemerintah dapat memperhatikan karir para guru, mulai dari proses rekrutmen, perkembangan karir, dan pelatihan.

“Kita harapkan ini selesai dalam lima tahun. Karena kalau dilihat sekarang sudah menyentuh level psikologis, yaitu jumlah guru honorernya mencapai satu juta,” ujar dia.

Unifah juga menyinggung soal pembagian kewenangan pendidikan dasar dan menengah, yang selama ini terbagi antara provinsi dan kabupaten/kota.

Menurut dia, kebijakan tersebut perlu dievaluasi, karena kerap kali terjadi praktik lempar tanggung jawab. Padahal pendidikan seyogyanya menjadi tanggung jawab bersama.

“Harus ada gagasan untuk mengevaluasi, duduk bersama, kira-kira yang dibagi kewenangan itu apa, sehingga kabupaten/kota dan provinsi itu sama-sama bertanggung jawab atas sekolah yang ada di daerahnya,” terang Unifah.

TAGS : Unifah Rosyidi Ketum PGRI Jokowi-Amin




TERPOPULER :