Senin, 26/08/2019 16:55 WIB

Nabi Muhammad Bertemu Dengan Wanita Pembencinya, Ini yang Terjadi

Dalam perjalanan, wanita itu kerap berbicara. Namun disela itu, wanita tersebut mulai menyurut kebencian agar pemuda itu tidak berbicara dengan sosok yang bernama Muhammad.

Ilustrasi hikmah Ramadan

Jakarta, Jurnas.com - Kisah ini perlu menjadi tauladan bagi  pengikut Nabi Muhammad SAW. Sosok pembawa agama Islam ini memperlihatkan kesabarannya dari seorang wanita tua  yang membencinya saat melakukan perjalanan melintasi gurun pasir.

Cerita begini. Ada seorang wanita tua yang sedang melintasi gurun pasir sambil  membawa beban barang bawaannya yang cukup berat. Wanita tua terlihat kepayahan, namun berusaha membawa barang bawaannya  sekuat tenaga.

Kemudian ada seoramg laki-laki muda berwajah tampan yang menawarkan bantuan membawakan barang. Dengan senang hati, wanita itu menerima tawaran tersebut. Pria itu membopong sambil berjalan beriringan.

Dalam perjalanan, wanita itu kerap berbicara. Namun disela itu, wanita tersebut mulai menyurut kebencian agar pemuda itu tidak berbicara dengan sosok yang bernama Muhammad.

"Gara-gara dia (Muhammad), tidak ada lagi rasa damai dan saya merasa sangat terganggu dengan pemikirannya. Jadi sekali lagi saya minta kepada kamu, jangan berbicara apapun tentang Muhammad," tutur wanita itu. Dan pria itu hanya tersenyum sambil mendengarkan perkataan selanjutnya.

“ Muhammad itu benar-benar membuat saya kesal," ujar Nenek itu lagi. "Saya selalu mendengar nama dan reputasinya kemanapun saya pergi. Dia dikenal berasal dari keluarga dan suku yang terpercaya, akan tetapi tiba-tiba dia memecah belah orang-orang dengan mengatakan bahwa Tuhan itu satu."

Wanita itu terus berkomentar buruk kepada sosok Muhammad. Muhammad dianggap menjerumuskan orang yang lemah, orang miskin dan budak-budak. Bahkan dianggap merusak anak-anak muda dengan memutarbalikkan kebenaran."Jadi anak muda, jangan sekali-kali kamu berbicara tentang Muhammad”, kata wanita tua itu lagi dengan nada yang kesal.

Sesampai tujuan, pria itu menurunkan barang wanita tua itu. Dan wanita tua tersebut menatap laki-laki itu dengan senyumannya sambil berkata. “ Terima kasih banyak, anak muda. Kamu sangat baik. Kemurahan hati dan senyuman kamu itu sangat jarang saya temukan," tuturnya.

Kemudian Nenek itu mengatakan lagi.  "Biarkan saya memberi satu nasihat untuk kamu, jauhi Muhammad!. Jangan pernah memikirkan kata-katanya atau mengikuti jalannya. Kalau kamu lakukan itu, maka kamu tidak akan pernah mendapatkan ketenangan. Yang ada hanya masalah.”

Lelaki itu tetap tersenyum dan kemudian mohon diri untuk meninggalkan wanita tua itu. Saat laki-laki itu berbalik menjauh, wanita itu bertanya. “ Maaf, sebelum kita berpisah, bolehkah saya tahu siapa namamu, anak muda?”.

Pria itu tersenyum dan kemudian memperkenalkan namanya; Muhammad. Tak ayal lagi, Wanita itu sontak kaget. Namun tidak percaya dan meminta diulang kepada nama pria itu.

“ Iya, Saya Muhammad," ujar pria itu. Nama itu disebutnya berkali. Wanita tua itu terpaku memandangi Rasulullah SAW dan tidak lama kemudian tiba-tiba meluncur kata-kata dari mulutnya; “Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan-Nya."  Wanita itu langsung menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.

TAGS : Hikmah Ramadan Nabi Muhammad Kisah Islam




TERPOPULER :