Rabu, 17/07/2019 03:53 WIB

Penerbitan DPR Monitoring Produk Parlementaria ke Aceh

Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian yang diwakili Kepala Bagian Penerbitan Dadang Prayitna beserta tim melakukan monitoring dan evaluasi Majalah dan Buletin Parlementaria ke Provinsi Aceh, baru-baru ini.

Gedung DPR

Jakarta, Jurnas.com - Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian yang diwakili Kepala Bagian Penerbitan Dadang Prayitna beserta tim melakukan monitoring dan evaluasi Majalah dan Buletin Parlementaria ke Provinsi Aceh, baru-baru ini.

Monitoring dilakukan di beberapa tempat, seperti di Perpustakaan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, dan Perpustakaan Pemerintah Provinsi Aceh.

“Tujuan kami dalam rangka monitoring sampai sejauh mana produk Penerbitan sampai ke perpustakaan di Aceh. Kami akan memonitor beberapa titik di Provinsi Aceh, termasuk universitas dan perpustakaan lainnya,” jelas Dadang di sela-sela memimpin tim meninjau persebaran Majalah dan Buletin Parlementaria.

Menurutnya, Bagian Penerbitan ke depannya akan menjadi publishing house, dimana diharapkan seluruh penerbitan produk yang dilakukan Setjen dan BK DPR RI akan dilakukan oleh unit kerja ini. Pihaknya mengharapkan, Provinsi Aceh dapat bekerjasama dengan Bagian Penerbitan untuk mensuplai produk DPR RI lainnya, khususnya guna memenuhi kebutuhan Perpustakaan Aceh akan produk-produk DPR RI.

“Selama ini mahasiswa hanya tahu informasi tentang DPR RI dari media massa, elektronik dan media sosial. Artinya banyak melihat dari sisi negatifnya saja, seperti absen Rapat Paripurna yang kosong. Bahkan kerap DPR membahas RUU sampai pagi hari itu yang tidak terekspos oleh media massa saat ini,” tambahnya.

Untuk informasi, lanjut Dadang, DPR RI memiliki berbagai media seperti Buletin dan Majalah Parlementaria, Media Sosial, website resmi DPR RI, serta Radio dan TV Parlemen. Berdasarkan temuan di lapangan, Perpustakaan Provinsi Aceh membutuhkan rak khusus yang memuat produk DPR RI. Sementara untuk pengiriman produk-produk DPR RI di wilayah Aceh bisa dikatakan tidak menemui masalah.

TAGS : Warta DPR Penerbitan DPR Sekretariat Jenderal




TERPOPULER :