Kamis, 26/11/2020 14:15 WIB

Pompeo Sebut Iran Dalang Perang Sipil di Yaman

Negeri Petro Dolar telah memimpin koalisi Yaman untuk melawan pemberontak Houthi sejak 2015.

Direktur Central Intelligence Agency (CIA), Mike Pompeo (Foto: via Financial Tribune)

Washington, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menuding Iran bertanggung jawab atas perang saudara yang sedang berlangsung di Yaman, meskipun ada resolusi kongres untuk mengakhiri dukungan ke koalisi pimpinan Arab Saudi di negara itu.

Negeri Petro Dolar telah memimpin koalisi Yaman untuk melawan pemberontak Houthi sejak 2015.

Setahun sebelumnya, Arab Saudi dan sekutu Sunni-Arab melancarkan kampanye udara besar-besaran di Yaman untuk mengalahkan Houthi.

Kampanye tersebut tmenghancurkan infrastruktur Yaman, termasuk sistem kesehatan dan sanitasi, sehingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggambarkan situasi di sana sebagai salah satu bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern.

Representatif pemerintah Yaman dan para pemimpin Houthi menggelar perundingan yang diperantarai PBB di Swedia pada Desember, yang menghasilkan perjanjian gencatan senjata di Provinsi Al-Hudaydah.

Namun, tidak satu pun dari pihak yang bertikai menarik diri dari Al-Hudaydah.

Pompeo pun mengatakan bahwa Houthi tidak berkomitmen terhadap perjanjian apapun yang dibuat di Swedia, karena mengikuti instruksi Iran.

Menurut dia, sistem senjata yang digunakan oleh pasukan Houthi "telah diselundupkan oleh Iran" dan digunakan untuk menyerang bandara di Riyadh, yang artinya membahayakan keselamatan warga AS yang terbang ke negara itu.

"Dukungan yang kami berikan kepada Saudi ketika mereka terlibat dengan sistem rudal berbahaya ini menjadi kepentingan AS," kata Pompeo dilansir dari Anadolu.

Bulan lalu, Senat mengesahkan undang-undang yang menyerukan diakhirinya dukungan AS terhadap upaya perang koalisi pimpinan Saudi di Yaman. 

Bernie Sanders, seorang senator AS dan kandidat presiden 2020, mencerca dukungan pemerintah untuk perang, dengan mengatakan bahwa partisipasi AS dalam perang ini belum disahkan oleh Kongres dan karenanya tidak konstitusional.

TAGS : Arab Saudi Perang Yaman Iran Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :