Jum'at, 06/12/2019 13:36 WIB

Tabrakan Pesawat di Gunung Everes

Ia mengatakan pesawat, Twin Otter milik Summit Air, tergelincir saat lepas landas hingga menabrak helikopter Manang Air.

Sebuah pesawat penumpang kecil menabrak helikopter yang sedang diparkir saat lepas landas di satu-satunya bandara di wilayah Everest Nepal.

Nepal, Jurnas.com - Sebuah pesawat penumpang kecil menabrak helikopter yang sedang diparkir saat lepas landas di satu-satunya bandara di wilayah Everest Nepal. Tiga orang tewas dan empat orang lainnya cedera dalam insiden tersebut.

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu pagi (14/4) ketika jet itu lepas landas dari perjalan Lukla ke ibu kota, Kathmandu, menurut pejabat penerbangan Raj Kumar Chhetri.

Ia mengatakan pesawat, Twin Otter milik Summit Air, tergelincir saat lepas landas dan menabrak helikopter Manang Air.

Keduanya adalah perusahaan penerbangan swasta yang melayani wisatawan dan warga Nepal di daerah-daerah terpencil negara itu.

"Korban yang terluka diterbangkan menggunakan helikopter," kata juru bicara kepolisian Nepal Uttam Raj Subedi, dilansir dari Al Jazeera.

Korban tewas termasuk pilot pesawat dan dua petugas polisi yang berada di dekat helikopter yang diparkir.

Seorang administrator sipil, Narendra Kumar Rana, mengatakan empat penumpang dan seorang pramugari di pesawat aman.

Setelah kecelakaan itu, pihak berwenang menangguhkan layanan di Bandara Tenzing Hillary di Lukla, pintu gerbang ke Gunung Everest.

Bandara ini sering disebut paling berbahaya di dunia karena landasan pendek dan pendekatan yang sulit. Ini terbuka hanya untuk helikopter, tetapi pesawat yang memiliki sayap kecil.

Berada di ketinggian 2.845 meter, bandara ini sering digunakan ribuan trekker dan pendaki yang menuju wilayah Everest setiap tahun. Kawan ini paling ramai pada April saat musim semi pendakian gunung dimulai.

Pada Mei 2017, sebuah penerbangan kargo mendarat di Lukla ketika kehilangan ketinggian dan menabrak gunung di bawah landasan, menewaskan kedua pilot. Visibilitas yang buruk disalahkan atas kecelakaan itu.

Kecelakaan udara biasa terjadi di sebagian besar pegunungan Nepal, rumah bagi delapan dari 14 puncak gunung tertinggi di dunia, termasuk Gunung Everest.

Pada Februari, sebuah helikopter terbang dalam cuaca buruk menabrak sebuah gunung di timur laut Nepal, menewaskan semua tujuh orang di dalamnya, termasuk menteri pariwisata negara itu.

TAGS : Kecelakan Udara Gunung Everest Nepal




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :