Sabtu, 24/08/2019 05:59 WIB

Tren Gigi Cantik Boleh Dilakukan Asal...

Percantik gigi dengan metode estetika kian diminati, namun sebelum dilakukan butuh persiapan. 

Ilustrasi Gigi Sehat

Jakarta, Jurnas.com - Belakangan ini tren veneer gigi sangat digandrungi terutama di kalangan selebritis. Dengan melakukan veneer gigi akan terlihat lebih putih, rapi dan ada beberapa orang yang membentuk giginya seperti kelinci.

Terlebih lagi tren generasi muda
saat ini yang selalu ingin tampil sempurna dengan melakukan perawatan gigi kosmetik seperti bleaching dan veneer yang kini sangat diminati.

Bahkan saat ini penggunaan kawat gigi yang berfungsi untuk merapikan gigi sedikit meredup. Banyak dari mereka yang lebih memilih teknik veneer untuk merapikan gigi.

Drg Andi Wirahadikusuma mengatakan banyak pasiennya yang melakukan treatment estetis gigi lebih sekadar soal jadi cantik.

"Di beberapa case bahkan tidak perlu dilakukan, tapi karena tren jadi ya mau ikutan juga. Padahal giginya sehat tapi minta dibuat bunny teeth, lebih ke tren jadinya," ucap Dosen Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Trisakti ini.

Menurutnya lapisan dentin banyak saraf yang membuat gigi menjadi sensitif. Sementara metode veneer dikikir atau diasah, Kalau bleaching pakai pemutih supaya warna gigi yang tidak terlalu putih jadi putih. Syaraf gigi yang terkena treatment dapat menimbulkan rasa ngilu.

"Boleh diulang tapi tidak sering-sering paling tidak 6 bulan sekali. Kalau kelamaan bisa mengikis lapisan email gigi yang pengaruhnya pada sensitivitas gigi. Efeknya bisa jadi infeksi yang membutuhkan perawatan lebih," ucapnya usai ditemui dalam acara Sensitive Expert Talk di Jakarta, Selasa (9/4).

Manfaat lain selain estetis, yang pasti sih nomor 1 berpengaruh secara psikologis akan lebih percaya diri dalam kehidupan sosialnya. Kalau dari kesehatan misalnya kondisi gigi berjejal bisa sebabkan sisa makanan tidak bisa dibersihkan dengan baik. 

TAGS : Gigi Cantik Tren Gigi




TERPOPULER :