Selasa, 24/09/2019 03:31 WIB

Remaja Ini Tewas Tertembak Usai Salah Ketuk Pintu

Bynes awalnya mengatakan kepada polisi bahwa dia menembak Banks untuk membela diri, tetapi petugas mengatakan dia menembak remaja itu dari balkonnya ketika Banks pergi dan menuruni tangga.

Omarian Banks, 19, ditembak dan dibunuh ketika mengetuk pintu apartemen yang salah di gedung pacarnya di Atlanta pada hari Jumat. Foto milik GoFundMe

Jakarta, Jurnas.com - Seorang remaja ditembak dan dibunuh ketika mengetuk pintu apartemen yang salah di gedung pacarnya di Atlanta barat daya.

Omarian Banks, 19, sedang mencoba mengunjungi pacarnya, Zsakeria Mathis di kompleks tempat dia baru saja pindah, kata sepupu Banks Rakiya Hawkins.

Darryl Bynes, 32, berada di Penjara Kabupaten Fulton setelah ia ditangkap dan didakwa melakukan pembunuhan di pengadilan Sabtu pagi.

Dilansir UPI, Banks diturunkan oleh sopir Lyft di jalan setapak yang salah sekitar pukul 12:30 Jumat, kata polisi. Banks telah FaceTiming dengan Mathis saat memasuki kompleks.

"Bynes, yang berada di apartemen tempat Banks mengetuk, diduga pergi ke balkonnya untuk menghadapi korban," ujar Polisi Atlanta Sgt. John Chafee.

"Setelah dua pria bertukar kata, Bynes, 32, mengeluarkan pistol dan menembak korban," tambah Chafee.

Banks tertembak di leher dan meninggal di tempat kejadian.

Pacar Banks mengatakan "Saya mendengarnya berkata, `Maaf, saya di rumah yang salah.` Lalu pria itu berkata, Tidak, kamu tidak salah, kamu di rumah yang tepat. Dan dia menembak dua kali lagi."

Bynes awalnya mengatakan kepada polisi bahwa dia menembak Banks untuk membela diri, tetapi petugas mengatakan dia menembak remaja itu dari balkonnya ketika Banks pergi dan menuruni tangga.

"Saya hanya ingin mengerti mengapa dia harus mengambil nyawa anak saya. Anak saya hanya bingung. Dia hanya pergi ke pintu yang salah dan dia memohon untuk hidupnya," ujar Lisa Johnson, ibu korban.

Banks adalah remaja yang bekerja di McDonald`s. "Dia bekerja. Dia menyatukan hidupnya, hanya berusaha membuat ibu dan keluarganya bangga. Putraku ada di tempat yang salah di waktu yang salah," kata ibunya.

Bynes awalnya mengatakan kepada polisi bahwa dia menembak Banks untuk membela diri, tetapi para petugas mengatakan dia menembak remaja itu dari balkonnya ketika Banks turun dari tangga mencoba melarikan diri.

Anggota keluarga Bynes mengatakan mereka tidak berpikir dia harus didakwa dengan pembunuhan.

"Dia adalah ayah yang tidak bersalah. Dia memiliki lima anak. Dia melindungi keluarganya. Truknya dicuri awal pekan ini, saat ini, dia hanya berusaha melindungi keluarganya," kata sepupunya, Makayla Johnson.

Sebuah halaman GoFundMe telah dibentuk di nama Banks untuk layanan pemakaman dan penguburan.

TAGS : Remaja Atlanta Kasus Pembunuhan




TERPOPULER :