Kamis, 17/10/2019 04:49 WIB

TKN Sebut Para Penebar Fitnah Merasa Lebih Mulia dari Nabi

Ketua Umum Relawan Millenial Jokowi-Ma’ruf (REMAJA), Misbahul Ulum menilai sudah saatnya Jokowi merespon pihak-pihak yang terus melontarkan fitnah padanya.

Wasekjen MUI Misbahul

Serang, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua masyarakat untuk melawan hoaks dan fitnah saat berpidato di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu 23 Maret 2019.

Ajakan Jokowi ini disambut baik oleh Ketua Umum Relawan Millenial Jokowi-Ma’ruf (REMAJA), Misbahul Ulum. Ia menilai memang sudah saatnya Jokowi merespon pihak-pihak yang terus melontarkan fitnah padanya.

"Empat setengah tahun itu tidak sebentar. Pak Jokowi memang sudah terlalu lama bersabar. Jika masih terus sabar dan belum merespon juga, justru penebar fitnah akan merasa semakin leluasa,” jelas Misbahul.

Wasekjend Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengakui, kritik dan sikap kritis terhadap pemerintah adalah hal yang wajar dan sah-sah saja dilakukan. Namun semua harus berdasarkan fakta, bukan melalui fitnah.

"Para penebar fitnah patut diduga adalah orang yang sengaja ingin memecah belah bangsa, dengan melahirkan ketidakpercayaan kepada Presiden,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, kritik yang baik adalah yang membangun dan disampaikan dengan cara yang baik dan lemah lembut. ini.

“Saya heran terhadap orang-orang yang memfitnah dan berkata kasar kepada pimpinan bangsa ini, apalagi dilakukan oleh sebagian orang yang mengerti agama,” ujar Misbahul.

Padahal dalam Qu’ran, sambungnya lagi, digambarkan bagaimana Allah memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun untuk datang dan menegur Fir’aun dengan cara yang lemah lembut.

“Fir’aun saja Allah minta sampaikan dengan lemah lembut. Apa mereka menganggap Pak Jokowi ini lebih hina dari Firaun dan mereka merasa diri lebih mulia dari Nabi Musa dan Nabi Harun?" tuntas Misbahul.

TAGS : Hoaks Fitnah Remaja Misbahul Jokowi MUI




TERPOPULER :