Jum'at, 18/10/2019 18:08 WIB

Industri 4.0 Mampu Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Menurut Dedy, sektor pertanian sudah memasuki industri 4.0.

Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur, Dedi Nursyamsi (Foto:Ist)

Sentul City, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan, industri 4.0 mampu meningkatkan efisiensi produksi dan produktivitas pertanian, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan ekspor komoditas pertanian.

Demikian disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur, Dedi Nursyamsi dalam Forum Wartawan Pertanian (FORWATAN) akan menyelenggarakan Diskusi dengan topik "Mendorong Modernisasi dan Regenerasi Pertanian di Era Revolusi Industri," di Sentul City, Jawa Barat, Senin (18/3).

Menurut Dedy, sektor pertanian sudah memasuki industri 4.0. Hal itu ditandai dengan smartagriculture, seperti smart green house,  smartirrigation, autonomous tractor dan lain-lain.

Smartagriculture telah memanfaatkan internet of things, artificial  intelligence, dan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan produksi pertanian.

Di samping itu, Kementan mengeluarkan pedoman kalender tanam (KATAM) terpadu modern versi 2.7. Lewat pedoman ini petani mendapatkan berbagai informasi dari pra tanam hingga pasca panen.

Dalam pedoman ini misalnya, petani dapat mengetahui sebelum melakukan tanam rekomendasi varietas, kebutuhan benih, pupuk dan alat mesin pertanian. Dengan informasi itu diharapkan petani tidak salah memilih, sehingga produktivitasnya baik.

"Petani juga dapat melakukan monitoring kondisi tanaman pangan menggunakan CCTV, mengetahui standing crop padi sawah seluruh Indonesi dan mengetahui curah hujan," jelas Dedy.

Kementan juga meluncurkan sistem infomasi Si Mantap (Pemantauan Tanaman Pertanian). Apalikasi ini dapat menyajikan informasi secara dinamik pemantauan tanaman padi, jagung, tebu, cabai, dan bawang merah berbentuk spasial (peta), tabular, dan grafik.

Si Mantap akan menunjukkan fase perkembangan tanaman dan menentukan tindakan apa yang perlu dilakukan. Dengan aplikasi ini petani dapat menefisensi penggunaan pupuk dan mengetahui waktu panen.

TAGS : Kinerja Menteri Pertanian Industri 4.0 Modernisasi Pertanian




TERPOPULER :