Sabtu, 31/10/2020 08:46 WIB

Apple Watch Mampu Cegah Stroke

Dari 400.000 peserta, 0,5 persen, atau sekitar 2.000 subjek, menerima notifikasi jantung tidak teratur. Orang-orang itu dikirim patch EKG (elektrokardiografi) untuk dipakai untuk deteksi selanjutnya episode fibrilasi atrium.

Ilustrasi Apple Watch (foto: CGTN)

Jakarta, Jurnas.com - Menurut data dari sebuah studi besar yang didanai oleh Apple Inc, menunjukkan beberapa prouk Apple, salah satunya Apple Watch memiliki potensi berperan besar di masa depan untuk teknologi konsumen yang dapat dipakai dalam perawatan kesehatan.

Apple Watch mampu mendeteksi denyut jantung yang tidak teratur yang dapat menandakan perlunya pemantauan lebih lanjut untuk masalah irama jantung yang serius.

Para peneliti berharap teknologi ini dapat membantu deteksi dini atrial fibrillation (AF), bentuk yang paling umum dari detak jantung tidak teratur. Pasien dengan AF yang tidak diobati lima kali lebih mungkin mengalami stroke.

Hasil penelitian skrining dan deteksi AF terbesar, yang melibatkan lebih dari 400.000 pengguna Apple Watch yang diundang untuk berpartisipasi, dipresentasikan pada hari Sabtu di pertemuan American College of Cardiology di New Orleans.

Dari 400.000 peserta, 0,5 persen, atau sekitar 2.000 subjek, menerima notifikasi jantung tidak teratur. Orang-orang itu dikirim patch EKG (elektrokardiografi) untuk dipakai untuk deteksi selanjutnya episode fibrilasi atrium.

"Sepertiga dari mereka yang arlojinya mendeteksi pulsa tidak teratur dipastikan memiliki atrial fibrilasi menggunakan teknologi EKG," kata para peneliti dilansie CGTN.

Sekitar 84 persen dari notifikasi denyut nadi kemudian dikonfirmasikan sebagai episode AF, data menunjukkan.

"Dokter dapat menggunakan informasi dari penelitian, menggabungkannya dengan penilaian mereka dan kemudian memandu keputusan klinis tentang apa yang harus dilakukan dengan peringatan itu," kata Dr Marco Perez, salah satu peneliti utama studi dari Stanford School of Medicine.

Studi ini juga menemukan bahwa 57 persen peserta yang menerima peringatan di arloji mereka mencari perhatian medis.

Untuk Apple, data menyediakan daya tembak karena mendorong ke perawatan kesehatan. Seri 4 Watch baru, yang menjadi tersedia hanya setelah penelitian dimulai sehingga tidak digunakan, memiliki kemampuan untuk mengambil elektrokardiogram untuk mendeteksi masalah jantung dan memerlukan izin dari Administrasi Makanan dan Obat AS.

Deepak Bhatt, seorang ahli jantung dari Brigham and Women`s Hospital di Boston yang tidak terlibat dalam uji coba, menyebutnya sebagai penelitian penting karena penggunaan jenis teknologi yang dapat dikenakan ini hanya akan menjadi lebih umum.

"Studi ini merupakan langkah pertama yang penting dalam mencari tahu bagaimana kita dapat menggunakan teknologi ini dengan cara yang berbasis bukti," katanya.

Peneliti mendesak agar dokter berhati-hati dalam menggunakan data dari perangkat konsumen ketika merawat pasien. Tetapi mereka juga melihat potensi besar di masa depan untuk jenis teknologi ini.

"Fibrilasi atrium hanyalah permulaan, karena penelitian ini membuka pintu untuk penelitian lebih lanjut tentang teknologi yang dapat dipakai dan bagaimana mereka dapat digunakan untuk mencegah penyakit sebelum menyerang," kata Lloyd Minor, dekan Fakultas Kedokteran Stanford.

TAGS : Apple Watch Penyakit Stroke




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :