Rabu, 24/07/2019 15:34 WIB

Hati-hati Kasus DBD Banyak Menyerang Anak

WHO menobatkan Indonesia sebagai negara kedua dari 30 negara wilayah endemis dengan kasus DBD terbesar.

Nyamuk Aedes Aegypti

Jurnas.com - Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki beban demam berdarah tertinggi melalui virus yang ditularkan nyamuk, di mana kasus terbanyak ditemukan pada anak-anak.

Hal ini membuat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan yang mengkhawatirkan di Indonesia.

Bahkan, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI disebutkan distribusi kasus DBD sejak minggu pertama 2018 hingga akhir Januari 2019 tertinggi ada di Jawa Timur dengan jumlah kasus 2.657 orang, diikuti Jawa Barat dengan jumlah 2.008 kasus dan NTT 1.169 kasus.

Berdasarkan informasi dari WHO, DBD adalah masalah kesehatan utama bagi seluruh masyarakat di wilayah tropis dan sub-tropis di dunia, termasuk di Indonesia. Dalam kurun waktu 50 tahun terakhir, telah terjadi peningkatan frekuensi kasus DBD yang sangat tinggi dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Sekitar 3,9 miliar orang, di 128 negara, berisiko terinfeksi virus Dengue dan diperkirakan hampir sebanyak 390 juta kasus infeksi DBD terjadi setiap tahun. Hal ini mengakibatkan setiap tahun tercatat sebanyak 500.000 orang membutuhkan perawatan akibat terinfeksi virus Dengue dan 20.000 orang di antaranya meninggal dunia.

WHO juga menyatakan bahwa Amerika Latin, Asia Tenggara dan Pasifik Barat adalah area dengan tingkat penyebaran kasus DBD tertinggi saat ini.

Virus Dengue, Penyebab DBD

Virus Dengue ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Setelah melalui masa inkubasi virus selama 4-10 hari, maka nyamuk yang terinfeksi dapat menyebarkan virus ini seumur hidupnya. Sedangkan bagi pasien, pada umumnya infeksi terjadi 4-5 hari (maksimum 12 hari) setelah ditransmisikan oleh nyamuk Aedes aegypti.    

Dengue tersebar di seluruh wilayah tropis dengan berbagai risikonya yang dipengaruhi oleh tingkat curah hujan, temperatur dan urbanisasi besar yang tidak terencana. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa.

Virus Dengue memiliki 4 serotipe yakni DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.7 Seperti yang telah dilansir oleh Medical Xpress, dimana sekelompok peneliti dari Amerika Serikat dan Nikaragua menemukan bahwa seseorang berisiko mengalami penyakit DBD yang lebih berat setelah infeksi kedua dan seterusnya.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Indonesia merupakan wilayah endemis dengan sebaran di seluruh wilayah tanah air. Gejala yang akan muncul seperti ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, sakit perut, mudah lelah, gelisah, nyeri belakang bola mata, mual dan muntah terus menerus, kesulitan bernapas, menifestasi pendarahan seperti mimisan, gusi berdarah atau muntah darah serta adanya kemerahan di bagian permukaan tubuh pada penderita.

TAGS : Virus Dengue Penyakit DBD Anak-anak




TERPOPULER :