Sabtu, 23/03/2019 09:53 WIB

Turki Perintahkan Penahanan 300 Orang Terkait Teroris AS

Perintah untuk menangkap 324 orang pada Selasa itu dikeluarkan jaksa penuntut di tiga provinsi terbesar Turki, Istanbul, Angkara dan Izmir. 

Fethullah Gulen (Foto: Moslem today)

Ankara, Jurnas.com - Polisi Turki mengeluarkan perintah menahan lebih 300 orang, diduga memiliki hubungan dengan kelompok terlarang yang bertanggung jawab atas upaya kudeta Turki 2016.

Perintah untuk menangkap 324 orang pada Selasa itu dikeluarkan jaksa penuntut di tiga provinsi terbesar Turki, Istanbul, Angkara dan Izmir. Ini juga merupakan bagian dari penyelidikan yang lain atas pengikut ulama Fethullah Gulen di AS.

Turki menuduh Gulen memerintahkan kudeta menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 15 Juli 2016. Meski begitu, Gulen membantah terlibat dalam kudeta yang gagal itu.

Menurut Anadolu, Jaksa penuntut umum Istanbul mengeluarkan perintah penangkapam 53 tentara yang bertugas aktif di 15 provinsi, termasuk di kota metropolitan.

Di provinsi Aegean, Izmir, jaksa penuntut umum mengeluarkan 182 surat perintah penangkapan polisi melakukan penggerebekan di 42 provinsi, termasuk Izmir.

Penuntut umum ibukota mengatakan bahwa pihaknya mengeluarkan 89 surat perintah penangkapan dalam dua penyelidikan terpisah, termasuk satu pemeriksaan di gendarmerie, yang bertanggung jawab atas keamanan dalam negeri.

Kantor kejaksaan Ankara mengatakan 30 yang tersangka telah ditahan.

Lebih dari 760 orang ditahan minggu lalu dalam operasi di 76 provinsi dari 81 provinsi Turki, meskipun 122 tersangka kemudian dibebaskan di bawah pengawasan pengadilan.

Sebanyak 16 tersangka lainnya dibebaskan, menurut kantor kejaksaan umum Ankara.

Puluhan ribu orang telah ditangkap karena diduga memiliki hubungan dengan Gulen sejak 2016.

Sementara itu, lebih dari 100.000 orang telah dipecat atau ditangguhkan dari sektor publik.

Terlepas dari kritik dari sekutu Barat dan pembela hak asasi manusia atas skala tindakan keras, operasi dan penyelidikan polisi terus dilakukan dengan keras.

Pejabat Turki bersikeras bahwa serangan itu diperlukan untuk menghapus "virus" yang disebabkan oleh infiltrasi gerakan Gulen terhadap badan-badan negara Turki. (Al Ajazeera)

TAGS : Kudeta Turki Teroris Amerika Serikat Fethullah Gulen




TERPOPULER :