Jum'at, 18/10/2019 18:50 WIB

CEO Lippo Group Bersaksi di Pengadilan Tipikor

CEO Lippo Group James Riady akan dihadirkan sebagai saksi kasus suap perizinan Meikarta, di Pengadilan Tipikor, Bandung, Rabu (30/1).

CEO Lippo Group, James Riady

Jakarta - CEO Lippo Group James Riady akan dihadirkan sebagai saksi kasus suap perizinan Meikarta, di Pengadilan Tipikor, Bandung, Rabu (30/1).

Selain James Riady, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menghadirkan tujuh orang saksi lainnya.

JPU pada KPK, Taufiq Ibnunugroho mengatakan, James Riady akan diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, pegawai Lippo Group Henry Jasmen dan dua konsultan Lippo Group, Taryudi dan Fitradjaja Purnama.

"Ada delapan saksi dari grup Lippo, salah satunya James Tjahaja Riady," kata Taufiq Ibnunugroho, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (29/1).

Jaksa KPK I Wayan Riyana usai persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (16/1), menyatakan keterangan James dalam persidangan diperlukan untuk membuktikan dakwaan adanya pertemuan dengan Neneng untuk membahas perkembangan perizinan Meikarta.

Dalam surat dakwaan Billy Sindoro, Taryudi selaku konsultan Lippo Group, Fitra Djaja Purnama selaku konsultan Lippo Group, Henry Jasmen selaku pegawai Lippo Group. KPK mengungkap adanya pertemuan antara James Riady, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, dengan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang diduga membahas soal proyek Meikarta. Pertemuan itu disebut terjadi pada Januari 2018 di rumah pribadi Neneng.

"Pada pertemuan tersebut membicarakan tentang perkembangan perizinan pembangunan Meikarta, terdakwa (Billy Sindoro) dan James Riady memperlihatkan gambar pembangunan proyek Meikarta kepada Neneng Hasanah Yasin," kata jaksa dalam persidangan, Rabu (19/12).

Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta adalah PT Mahkota Sentosa Utama, yang merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk di bawah naungan Lippo Group.

Secara keseluruhan, nilai investasi proyek Meikarta ditaksir mencapai Rp278 triliun. Meikarta menjadi proyek terbesar Lippo Group selama 67 tahun grup bisnis milik Mochtar Riady itu berdiri.

Dalam kasus ini, Billy Sindoro diduga memberikan uang Rp7 miliar kepada Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan anak buahnya. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta.

KPK telah menetapkan 9 tersangka, yakni Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Billy Sindoro. Kemudian, konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Selanjutnya, Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

TAGS : Suap Meikarta Lippo Group James Riady




TERPOPULER :