Minggu, 15/12/2019 14:33 WIB

4 Prediksi Gambaran Revolusi Industri 5.0

Ketua Divisi Smart Learning Center Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Ir. Richardius Eko Indrajit menyebut ada empat versi yang mencoba menebak gambaran Revolusi Industri 5.0, seperti apa?

Ilustrasi Revolusi Industri 5.0 (Foto: Shutterstock)

Jakarta – Zaman Revolusi Industri 4.0 memang sedang naik daun. Namun pada akhirnya, era yang ditandai dengan sistem cyber-physical ini pasti berakhir, berganti dengan Revolusi Industri 5.0.

Ketua Divisi Smart Learning Center Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Ir. Richardius Eko Indrajit menyebut ada empat versi yang mencoba menebak gambaran Revolusi Industri 5.0, seperti apa?

  1. Cognitive system

Jika di era Revolusi Industri 4.0, manusia masih dibutuhkan untuk memperbaiki perangkat (hardware) yang rusak, maka di Revolusi Industri 5.0 perangkat sudah otomatis mampu memperbaiki dirinya sendiri.

“Ibaratnya, di 4.0 ketika ada kursi rusak kita mesti datang untuk memperbaiki, maka di 5.0 kursi itu yang mengatur dirinya,” ujar Prof. Indrajit pada Kamis (24/1) di Jakarta.

  1. Human intelligence + cognitive computing

Indrajit mengatakan, para ahli memperkirakan para era 5.0, manusia dan mesin akan bekerja sama dalam memecahkan suatu masalah.

“Jadi 50-50. Dokter yang operasi, sebagian robot untuk hal-hal yang sifatnya presisi. Tetap arsiteknya adalah manusia,” jelasnya.

  1. Remote production

Di era Revolusi Industri 5.0, manusia akan terbiasa membuat kreasi lewat printer tiga dimensi. Dan tidak hanya benda sehari-hari, namun juga makanan.

“Jadi tinggal sekali pencet, memberi perintah lewat aplikasi, nanti akan diproduksi sesuai dengan permintaan,” kata Indrajit.

  1. Take over of artificial intelligence

Versi keempat mungkin terdengar agak horor, di mana robot bisa menjadi ancaman bagi manusia. Pada era 5.0, manusia akan membuat robot yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), dengan tujuan membantu manusia.

“Pada akhirnya robot akan melawan manusia. Karena pada dasarnya robot memiliki algoritma melindungi manusia dari apapun. Namun pada perjalanannya, robot akan melihat manusia dibunuh oleh manusia, algoritmanya kacau,” terangnya.

 

TAGS : Revolusi Industri 5.0 Zaman Robot




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :