Senin, 14/10/2019 19:11 WIB

Israel Cabut Izin Sekolah UNRWA di Yerusalem

Bendera Israel berkibar di depan Kubah masjid Shakhrah dan kota Yerusalem (AFP/Thomas Coex)

Yerusalem - Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Palestina tak mendapat kabar tiba-tiba pasukan Israel menutup sekolah-sekolah yang dikelola UNRWA di Yerusalem Timur yang diduduki.

Media Israel melaporkan, Dewan Keamanan Nasional negara mencabut izin operasi sokolah UNRWA itu mulai tahun ajaran berikutnya, lalu digantikan sekolah yang di bawah naungan kementerian pendidikan Israel.

"Keberadaan UNRWA di Yerusalem bukanlah hadiah dari Israel," kata juru bicara UNRWA, Sami Meshasha dalam sebuah pernyataan pers pada Minggu (20/1) waktu setempat.

"Ada perjanjian bilateral yang mengikat Israel untuk menghormati instalasi lembaga, yurisdiksi dan kekebalan di Yerusalem. Selain itu, Israel adalah pihak pada Konvensi Pengungsi 1946, dan upaya-upaya semacam itu melanggar Konvensi ini," sambungnya.

Dilansir dari Al Jazeera, UNRWA mengelola tujuh sekolah di dua kamp pengungsi di Yerusalem Timur yang diduduki, untuk melayani total 3.000 siswa.

Rencana Israel adalah pukulan terbaru bagi agensi tersebut, setelah keputusan Amerika Serikat (AS) tahun lalu untuk menghentikan pendanaannya.

Sekedar diketahui8, UNRWA didirikan pada1949 setelah 700.000 warga Palestina direlokasi secara paksa dari rumah mereka oleh paramiliter Zionis menjelang pembentukan negara Israel.

Saat ini, lembaga tersebut sudah menyediakan layanan untuk lima juta pengungsi Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki, serta Yordania, Lebanon dan Suriah.

Warga Palestina di Yerusalem Timur memiliki kartu tempat tinggal Israel tetapi bukan warga negara Israel. Selama beberapa dekade, mereka mengeluhkan diskriminasi sistematis oleh kota dalam cara mendistribusikan layanan kota.

TAGS : Sekolah UNRWA Yerusalem Isael Timur Tengah




TERPOPULER :