Rabu, 19/06/2019 18:07 WIB

Masih Tersisih, China Pangkas Pajak Usaha Menengah

Komentar Li muncul di tengah kekhawatiran resmi yang meningkat atas perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan dampaknya terhadap pasar tenaga kerja.

Suasana pelabuhan China (Foto: AP)

Shanghai  - Perdana Menteri China, Li Keqiang mengatakan, rencana China memangkas pajak perusahaan kecil akan membantu mendukung iklim usaha dan stabilitas ekonomi, serta akan memperluas basis pajak negara dalam jangka panjang.

"Pemangkas pajak untuk usaha kecil dan mikro untuk mendukung iklim usaha," kata Li dalam komentar yang diposting di situs web pemerintah China.

Jurnas.com melansir dari Reuters, Li menerangkan, mengembangkan dan memperkuat perusahaan kecil terkait dengan stabilitas ekonomi dan lapangan kerja yang stabil.

"Melihat jangka panjang, ini akan terus memperluas basis pajak, melestarikan sumber daya pajak dan akhirnya mencapai kemenangan untuk pekerjaan massal, keuntungan perusahaan dan pendapatan fiskal," katanya seperti dikutip, merujuk pada pemotongan pajak perusahaan.

Komentar Li muncul di tengah kekhawatiran resmi yang meningkat atas perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan dampaknya terhadap pasar tenaga kerja.

Otoritas China berencana menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, yaitu 6 hingga 6,5 persen pada 2019, dibandingkan dengan "sekitar" 6,5 persen pada 2018.

Menurut sumber kepada Reuters, kebijakan karena melemahnya permintaan domestik dan perang dagang yang merusak dengan Amerika Serikat yang menyeret aktivitas bisnis dan kepercayaan konsumen.

Analis memperkirakan ekonomi China tumbuh sekitar 6,6 persen tahun lalu, laju paling lambat sejak 1990, dan diperkirakan akan semakin dingin dalam beberapa bulan mendatang sebelum sejumlah langkah dukungan mulai dilakukan.

"Intinya bagi para pembuat kebijakan adalah stabilitas sosial, yang sangat terkait dengan tingkat pengangguran dan penciptaan lapangan kerja," kata analis di BoAML dalam sebuah catatan baru-baru ini.

"Dengan risiko perdagangan AS-Cina yang masih membayangi, kami percaya para pembuat kebijakan tidak akan ragu untuk mengambil langkah-langkah pre-emptive untuk menstabilkan harapan pada stabilitas pekerjaan," sambungnya.

Diperkirakan akan ada lebih banyak langkah peningkatan pertumbuhan tahun ini karena pembuat kebijakan berupaya menghindari risiko pelambatan yang lebih tajam.

Dewan Negara Tiongkok, atau kabinet, mengatakan pada 9 Januari akan mengurangi pajak untuk perusahaan kecil. Pada Jumat, Menteri Keuangan Liu Kun mengatakan pihak berwenang akan meningkatkan pemotongan pajak dan biaya untuk mengurangi beban perusahaan.

TAGS : Perang Dagang China Amerika Serikat Xi Jinping




TERPOPULER :