Jum'at, 10/07/2020 07:18 WIB

Semangat Kembali ke Keluarga Dimulai Pekan Ini

Visinema Pictures mengajak keluarga Indonesia bernostalgia bersama orang-orang tercinta melalui film terbaru: Keluarga Cemara.

Keluarga Cemara, potret kehidupan keluarga yang sarat nilai (Foto: Visinema)

Jakarta - Masih teringat dalam benak kita, khususnya mereka yang besar di tahun 90an, akan sebuah serial televisi mingguan mengenai keluarga yang hidup dalam kesederhanaan namun tetap bisa bahagia.

Kesabaran Abah, keuletan Emak, kebijaksanaan Euis dan kepolosan Ara membuat nama Keluarga Cemara meninggalkan jejak yang mendalam bagi keluarga-keluarga Indonesia.

Apalagi lirik lagu yang disampaikan mengandung kesederhanaan dan kekuatan untuk bertahan dalam situasi sulit yang dibantu kehangatan keluarga dan lagu Harta Berharga selalu muncul dalam perbincangan bertemakan keluarga harmonis, walau serialnya sudah berhenti tayang.

Kini hampir satu dekade lebih berselang semenjak serial televisinya terakhir tayang, Visinema Pictures mengangkat kembali semangat bahagia dalam keluarga dengan film Keluarga Cemara.

Tentunya waktu yang sudah lama berselang dan zaman yang sudah berubah membutuhkan penafsiran dan penampilan baru, maka terpilihlah Ringgo Agus Rahman (Abah), Nirina Zubir (Emak), Zara JKT 48 (Euis) dan Widuri Puteri (Ara) sebagai Keluarga Cemara versi baru.

Mengajak Yandy Laurens, sutradara muda yang pernah memenangkan Piala Citra tahun 2013 untuk film pendeknya, Wan An, lalu Gina S. Noer sebagai produser dan penulis naskah yang juga pernah memenangkan Piala Citra untuk skenario adaptasi terbaik pada film Habibie & Ainun dan Anggia Kharisma yang sukses dengan franchise Filosofi Kopi, Visinema Pictures menghadirkan awal kisah perjalanan Keluarga Cemara.

Cemara sendiri bukan hanya nama panjang dari karakter Ara, namun melambangkan filosofi Cemara yakni sebuah pohon yang kuat dan tahan pada berbagai musim.

Film ini sempat laris manis dan mengharu biru di ajang JAFF (Jogja Netpac Asian Film Festival) akhir November lalu. Reaksi penonton begitu positif, sehingga antrian penonton membludak untuk sesi penayangan hari kedua dan ketiga di ajang JAFF.

Mereka rela antri 2.5 jam hanya untuk menjadi yang pertama menonton filmnya sebelum rilis resmi. Pada ajang JAFF pula, film produksi Visinema Pictures bekerjasama dengan Ideosource dan Kaskus ini, mendapatkan nominasi di kategori Indonesian Screen Awards.

Yandy Laurens mengatakan film Keluarga Cemara diharapkan bisa menjadi bagian dari keluarga besar perfilman Indonesia dan menjadi bagian di hati yang berjumpa dengannya

Terlibat sebagai produser dan penulis naskah film Keluarga Cemara, Gina S. Noer mengatakan, Keluarga Cemara mencoba memberikan inspirasi tentang harmoni dan keteguhan saat cobaan mendera keluarga.

"Kami rasa penting untuk mengembalikan nilai-nilai baik ini dalam sebuah film yang bisa ditonton seluruh anggota keluarga," ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Anggia Kharisma sebagai produser film Keluarga Cemara: Ini adalah film yang tepat untuk memulai awal tahun dengan penuh kebaikan.

"Film Keluarga Cemara akan menghangatkan sekaligus menyemangati keluarga Indonesia dalam menyambut tahun yang baru, dengan hal-hal yang menguatkan,” kata Anggia.

TAGS : Film Keluarga Keluarga Cemara Film Indonesia




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :