Rabu, 25/11/2020 09:07 WIB

Agar Gaji Anda Tak Habis di Awal Bulan

Seringkali kita memiliki niat untuk memenuhi kebutuhan pokok dan menyisihkan uang untuk tabungan tapi malah tergoda menghabiskannya.

Ilustrasi menabung.(Foto : Beauty Journal Sociolla)

Jakarta - Mengatur keuangan setiap bulan menjadi sesuatu yang menakutkan. Ini bisa terjadi karena kesalahan sedikit saja dapat membuat Anda menderita selama satu bulan.

Apalagi ada anak muda yang masih belum fasih untuk penghasilan uang bulanan. Dengan begitu tanpa pengetahuan ini gaji bisa jadi habis di awal bulan dan membuat Anda merana sampai akhir bulan.

Tetaplah tidak berarti Anda akan lepas dari masalah keuangan. Persuasi ini bisa menimpa siapa saja, termasuk Anda yang sudah memiliki penghasilan tetap setiap bulan tetapi belum bisa mengatur keuangan dengan tepat. Permasalahan keuangan biasanya datang menjelang akhir bulan.

Anda akan membuat hal-hal yang lantaran Anda tidak bisa membuat perhitungan dengan menghabiskan dan mengalokasikan dana setiap bulannya. Sudah memiliki niat untuk memenuhi kebutuhan pokok dan menyisihkan uang untuk tabungan, Anda lalu tergoda untuk menghabiskan uang dengan semena-mena.

Untuk menghilangkan hal-hal berikut beberapa tips yang mengatur keuangan yang tepat agar gaji Anda tak selalu habis di awal bulan:

1. Bahagia berlebihan di awal bulan

Gajian adalah momen yang paling ditunggu-tunggu dan juga membahagiakan. Anda dapat menggunakan uang atau uang yang Anda peroleh dari keringat sendiri. Jangan sampai teralalu berlebihan.

Rasa bahagia yang berlebihan akan membutuhkan Anda untuk membelanjakan uang di awal bulan. Merasa sudah bekerja keras dan layak. Anda harus berpikir panjang untuk selalu menggunakan uang tersebut untuk belanja atau makan di restoran mewah. Sesekali boleh, tapi akan sangat berbahaya jika dilakukan setiap bulan.

2. Ambil 15 persen haji untuk tabungan

Banyak orang yang beranggapan jika menabung menjadi sesuatu yang berat untuk dilakukan. Butuh niat dan komitmen tinggi dalam hati agar Anda tidak ragu untuk menabungkan sebagian dari tanggung Anda. Kata kunci memiliki banyak manfaat untuk kehidupan Anda. Uang tabungan yang terkumpul bisa diibaratkan sebagai Penghargaan khusus sekalugus bukti dari kerja kerasmu.

Agar hemat terisi secara berkala, berikan potong sebesar 15 pereen dari penghasilan Anda untuk tabungan setiap bulannya. Anda bisa membuat dua buah uang sekaligus. Yakni satu rekening untuk menyimpan uang dan satu lagi khusus tabungan. Jika sudah mengalokasikan gaji tersebut, jangan coba-coba untuk mempergunakan uang itu.

3. Buka tabungan lebih baik

Memutus uang gaji pasti banyak godaan yang datang. Ada kalanya Anda tergoda untuk membeli sesuatu yang tidak tercantum dalam catatan anggaran bulanan Anda. Alhasil, Anda pun mengambil uang dari rekening.

Untuk mengamankannya, Anda bisa membuka tabungan dengan sistem deposito. Nantinya uang Anda akan terpotong secara langsung oleh pihak Bank sesuai dengan perjanjian. Uniknya sistem ini memiliki pilihan masing-masing. Anda tinggal menentukan jumlah uang tabungan Anda.

4. Sisihkan 15 persen untuk senang-senang

Merencanakan keuangan bulanan bukan berarti Anda harus melupakan satu kebutuhan pokok manusia selama-senang. Hanya perlu menghilangkan agar dana untuk belanja atau uang itu agar tidak menggangu kebutuhan lainnya.

5. Simpan dana darurat

Sesuatu yang tidak diaktifkan. Dalam hal keuangan. Sering kali muncul yang tidak dapat diprediksi dan harus lisan. Seperti misalnya Anda terserang penyakit atau mobil mendadak rusak. Kebutuhan ini pasti harus diantisipasi agar tidak menggoyahkan keuangan Anda.

Sebaiknya Anda menyisihkan 10 persen untuk dana tak terduga yang bisa disimpan di tempat atau rekening khusus. Dan yang perlu dicatat, dana ini hanya sembarangan, dan hanya dipakai saat Anda benar-benar membutuhkan. Atau jika tidak terpakai, tetap saja dana tersebut semakin bertambah setiap bulannya, karena bisa menambah pundi-pundi penghematan Anda.

TAGS : Mengelola Gaji Mengatur Keuangan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :