Minggu, 29/11/2020 08:13 WIB

Kereta Cepat Tergelincir, Presiden Korsel Minta Maaf

Para saksi di kereta mengatakan mereka mendengar suara keras sebelum kereta keluar dari rel kereta.

Kereta cepat di Korea Selatan tergelincir

Jakarta - Presiden Korea Selatan, Moon Jae -in mengeluarkan permintaan maaf publik setelah kereta berkecepatan tinggi mengalami kecelakaan, melukai lebih dari selusin penumpang pada Sabtu lalu.

Dalam pertemuan dengan para pembantu presiden utama di Blue House pada Senin, Moon mengatakan kereta api, dibangun sekitar setahun yang lalu menjelang Olimpiade Musim Dingin 2018 Pyeongchang, akan perlu menjalani inspeksi keselamatan.

"Kami akan memerintahkan langkah-langkah ditingkatkan untuk memulihkan kepercayaan publik dalam jaringan kereta api berkecepatan tinggi," kata Moon, dilansir UPI.

Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu. Kereta itu melambat ketika mendekati sebuah stasiun, berjalan sekitar 64 mph, ketika itu tergelincir sekitar pukul 07:35.

Sebanyak 15 penumpang terluka, dan tidak ada korban yang dilaporkan. "Sangat beruntung kereta itu tergelincir dengan kecepatan rendah dan tidak ada korban," katanya.

"Tapi itu kecelakaan yang bisa menyebabkan bencana besar."

Para saksi di kereta mengatakan mereka mendengar suara keras sebelum kereta keluar dari rel kereta.

"Saya sedang melakukan perjalanan dari Gangneung ke Pyeongchang di mobil keenam. Tetapi tak lama setelah kereta berangkat, mobil itu keluar dari rel dengan bunyi gedebuk," kata seorang penumpang berusia 22 tahun.

"Sepertinya kereta meluncur sejauh sekitar 50 meter, dan aku bisa mendengar kereta menyeret kerikil dengan suara metalik."

Operator kereta api KORAIL mengatakan kondisi kereta api telah menurun dengan suhu yang tiba-tiba membeku.

Bagian dari kereta api di mana kecelakaan itu terjadi ditutup selama akhir pekan selama penyelidikan.

TAGS : Presiden Korsel Kereta Cepat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :