Jum'at, 23/08/2019 20:06 WIB

Warga Sulawesi Barat "Bakar Bambu" Rayakan Maulid Nabi

Wilayah ini punya cara unik menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu dengan menghidangkan makan khas Doda (Lamang, Red).

Pesta doda alias lemang (Foto: Lini1)

Polewali Mandar - Rabiul Awal, bulan  yang sangat spesial, khususnya umat Muslim di seluruh dunia. Bulan ini identik dengan kelahiran Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wasallam (SAW).

Indonesia yang kaya akan budaya menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad sangat bervariasi. Salah satunya di wilayah Indonesia bagian Timur, tepatnya di Riso, Kecematan Tapango, Polewali Mandar.

Wilayah ini punya cara unik menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu dengan menghidangkan makan khas Doda (Lemang, Red).

Sehari sebelum memasuki Rabiul Awal, ratusan orang membakar lemang yang berbahan dasar beras ketan yang diberi santan kemudian dimasukkan ke dalam potongan bambu sepanjang sepancang 50 cm yang telah dilapisi daun pisang muda, lalu kemudian dibakar.

"Ini adalah salah satu cara kami melestarikan tradisi, dengan harapan dapat mempersatukan Negara Republik Indonesia," terang Sapriadi, salah satu warga setempat, dilansir Paceko, Selasa (20/11).

Lemang ini nantinya akan disajikan kepada ribuan warga setempat dan pendatang luar daerah yang menghadiri peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah di Masjid-masjid setempat.

"Jadi lemang kita berikan kepada setiap orang yang menghadiri perayaan maulid nabi di desa ini, kenal atau tidak kenal, keluarga atau bukan keluarga, semuanya akan mendapatkan lamang," jelasnya.

Selain melantunkanSalawat dan amalan lainnya, membakar ribuan laman untuk dihidangkan kepada warga memang sudah berlangsung lama. Bukan hanya itu, hampir semua wilayah Sulawesi Barat akan dijumpai sejumlah telur yang bergelantungan di pohon pisang di dalam Masjid.

TAGS : Makanan Khas Maulid Nabi Sulawesi Barat




TERPOPULER :