Jum'at, 10/07/2020 05:56 WIB

Pentingnya Mengawasi Anak Saat Bermain

Masa kanak-kanak adalah masa eksplorasi ingin mengetahui banyak hal yang terkadang jika tidak diawasi bisa membahayakan.

Ilustrasi Anak

Jakarta - Seperti diketahui, masa kanak-kanak memang seringkali dijuluki sebagai momen bermain bagi mereka.

Menemukan hal baru dan bermain bersama saudara, teman sebaya, hingga saudara kandung memang menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka. Selain itu anak yang sedang bertumbuh juga senang mengeksplorasi lingkungan sekitar.

Namun, momen menyenangkan tersebut bisa berakhir tragis apabila kita sebagai orangtua tidak melakukan kontrol dan pengawasan yang ketat terhadap buah hati kita.

Terlebih, jika ternyata apa yang mereka lakukan ternyata bisa membahayakan nyawa mereka sendiri tentu sebuah penyesalan di akhir akan hadir. 

Seperti yang diberitakan hari ini kejadian yang menimpa cucu Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto yang meninggal dunia karena tercebur kolam dan beberapa kasus serupa lainnya.

Bagaimana ciri anak tenggelam?

Banyak orang tua mengira bahwa tenggelam itu seperti yang tergambar di film, seperti korban berkecipak-kecipak panik di air sambil berteriak minta tolong. Sebenarnya kejadian anak tenggelam biasanya berlangsung senyap dan cepat, bahkan hanya ditinggal sebentar.

Jadi, saat anak bermain air, baik itu di kolam renang, di kolam ikan, di kolam plastik, atau di bathtub, pastikan ia berada dalam jangkauan tangan Anda sehingga Anda bisa langsung meraihnya begitu ia terjatuh.

Jika ada kolam renang, pasang pagar di sekelilingnya. Hal itu bisa mengurangi risiko anak jatuh ke kolam dan tenggelam. Jika memiliki pengasuh pastikan Anda juga tetap bisa berbagi tugas untuk menjaga anak-anak. 

TAGS : Anak Tenggelam Anak Bermain Pengawasan Anak




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :