Kamis, 29/10/2020 11:42 WIB

Kandidat Pilpres 2019 Sempoyongan, KPU Diminta Kreatif

Masa kampanye yang terbilang cukup panjang membuat pasangan kandidat capres-cawapres yang bertarung dalam Pilpres 2019 mulai terlihat kewalahan alias sempoyongan.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah saat luncurkan Buku Berjudul Mengapa Indonesia Belum Sejahtera

Jakarta - Masa kampanye yang terbilang cukup panjang membuat pasangan kandidat capres-cawapres yang bertarung dalam Pilpres 2019 mulai terlihat kewalahan alias sempoyongan.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan, masa kampanye yang cukup panjang tersebut membuat serangan kandidat yang mulai tidak terarah alias tidak berdampak untuk mencerdaskan rakyat.

"Malah saya melihat kedua kandidat kayak mulai kewalahan macam petinju yang diperpanjang rondenya jadi 50 ronde, kelihatan sempoyongan dan serangan mulai tidak terarah di tengah itu ada ancaman penggunaan sumber daya negara yang seharusnya netral," kata Fahri, Jakarta, Rabu (14/11).

Untuk itu, kata Fahri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilpres 2019 harus kreatif. Hal itu mengingat masyarakat yang semakin jenuh dan bosan dengan pola kampanye kedua kandidat Pilpres 2019.

"Ayolah KPU yang kreatif dikit dong bikin permainan yang menarik dan edukatif bagi rakyat demokrasi adalah permainan dinamis dan kadang keras tapi tidak berbahaya," kata Fahri.

Sebab, kata Fahri, kandidat pasangan capres-cawapres tersebut masih sibuk dengan tuduhan dan jebakan narasi masa lalu. Padahal, kandidat seharusnya menawarkan program untuk pemerintahan ke depan.

"Padahal jika semua fokus mau ngapain ke depan, tim Jokowi tentu melanjutkan programnya dan membelanya dan tim Prabowo melakukan kritik koreksi dan tawaran alternatif ke depan. Tentu tidak saja seru dan mencerdaskan, tapi juga manfaat bagi rakyat," kata Fahri.

Menurutnya, jika berlama-lama dalam olok-olok masa lalu ini bikin Pilpres 2019 kehilangan makna. Sementara, tujuan masa kampanye Pilpres 2019 diperpanjang agar publik mengetahui program serta visi dan misi pasangan capres-cawapres yang akan dipilih.

"Kenapa waktu kampanye diperpanjang. Dari hanya tiga bulan menjadi hampir delapan bulan? Maksud awalnya adalah agar rakyat lebih mengerti kandidatnya mau kemana," kata Fahri.

TAGS : Pilpres 2019 Pasangan Capres-cawapres Fahri Hamzah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :