Minggu, 18/11/2018 06:15 WIB

Mosaik Masyarakat Urban yang Beragam ala Biyan

Dalam koleksinya kali ini, Biyan tak hanya mengacu pada salah satu sumber inspirasi, namun sebuah rangkaian dari berbagai referensi tempat, dan budaya. 

Studio 133 Biyan menggelar koleksi Spring/Summer 2019 (Foto: Studio 133)

Jakarta - Juxtaposition menjadi inspirasi dan dasar pemikiran dari koleksi spring summer Studio 133 Biyan kali ini. Biyan ingin bercerita mengenai penyandingan, percampuran, bahkan clashing antar banyak elemen, material, corak ataupun garmen yang dirangkai dalam semangat muda.

Perpaduan kontras antara sesuatu yang tradisional dengan twist modern, motif floral yang dipadu tabrak dengan motif geometris, silk print dipadukan dengan lace.

Dalam mengerjakan koleksinya, Biyan yang pernah studi di The London College of Fashion ini mengaku tak hanya mengacu pada satu sumber inspirasi, namun sebuah rangkaian dari berbagai referensi tempat, budaya, dan hal-hal yang ia lihat kesehariannya.

Motif batik Buketan yang umumnya ditemukan di area pesisir Jawa dipakai sebagai inspirasi dan diterjemahkan dalam koleksi ini di atas satin silk dengan komposi retro, dan warna yang lebih vivid berpadu tidak biasa dengan motif geometris.

Pun juga dengan motif Kolom (permadani asal Timur Tengah) yang dirangkai ulang menyerupai desain secara, dipadukan dengan motif floral files dan sentuhan tipografi Studio 133.  "These are clothing we need for everyday life," ucapnya.

Siluet longgar terlihat dalam koleksi busana pria dan wanita. Patchwork muncul pada baby doll, pajama-styled blouse , wide pants, robe, pleated skirt, dan over sized-shirt.

"Saya berani bermain aksesoris dan memadukan material kain dengan berbagai jenis manik-manik dan embellishments lainnya pada anting-anting, kalung, slippers, dan boots," ujarnya sebelum show, Selasa (6/11).

Exuberant, playful, dan free spirited, seakan tidak peduli pada aturan, namun pada akhirnya membentuk sebuah harmoni yang menawan. Sekalipun kaya dalam detil, koleksi ini tetap dinamis dan memiliki daya pakai tinggi. Pada akhirnya, mungkin ini cara Biyan menginterpretasikan mosaik masyarakat urban yang beragam ke dalam bahasa visualnya sendiri. 

Semakin menarik, pada koleksi kali ini Biyan bekerjasama dengan JDID, Biyan menunjukkan perjalanannya selama 36 tahun di kancah mode nasional dan internasional dalam koleksi Juxtaposition.

Biyan dikenal sebagai salah satu desainer tanah air yang selalu menonjolkan ketertarikannya pada tradisinusantara. Yang diterjemahkannya sebagai konsep dasar dari ragam koleksinya.

TAGS : Koleksi Biyan Studio 133 Fashion Spring Summer




TERPOPULER :