Senin, 22/10/2018 19:49 WIB

Anda Pribadi yang Kompulsif atau Impulsif? Ini Bedanya

Perempuan maupun laki-laki dapat terkena penyakit perilaku kompulsif atau gangguan obsesif kompulsif dan perilaku impulsif.

Perilaku gangguan kompulsif dan impulsif (Foto: Ilustrasi)

Jakarta - Perilaku kompulsif adalah suatu gangguan anxeietas (keceamsan) di mana pikiran dipenuhi dengan pikiran yang menetap dan tidak dapat dikendalikan dan individu dipaksa untuk terus-menerus mengulang tindakan tertentu, menyebabkan distress yang signifikan dan mengganggu keberfungsian sehari-hari.

Dani Tri Astuti, M.Psi., Cht., Psi – psikolog dari Rumah Sakit Awal Bros Tangerang mengatakan bahwa seseorang dapat melakukan pengulangan suatu tindakan, fisik atau mental yang luar biasa tinggi. Hal inilah yang menyebabkan orang tersebut mengalami Gangguan Obesesif Kompulsif (Obsessive Compulsif Disorder).

“Contohnya adalah seseorang mungkin merasakan kompulsi untuk terus mencuci tangan atau mengecek kunci pagar berulang. Hal ini juga ditandai dengan kegelisahan seseorang untuk melakukan sesuatu dan bersifat impulsif, dimana si penderita menganggap setelah melakukan hal itu, kecemasannya akan berkurang,” ujar Dani.

Perempuan maupun laki-laki dapat terkena penyakit perilaku kompulsif atau gangguan obsesif kompulsif dan perilaku impulsif.

Kompulsif dan impulsif adalah istilah yang menggambarkan dua bentuk perilaku, dan memiliki perbedaan di antara keduanya.

Menjadi kompulsif adalah ketika seseorang memiliki dorongan yang tak tertahankan untuk melakukan sesuatu. Menjadi impulsif adalah ketika seseorang bertindak berdasarkan instingnya.

Perbedaan utama antara perilaku impulsif dan perilaku kompulsif adalah bahwa sementara perilaku kompulsif terencana, perilaku impulsif tidak direncanakan.

“Contoh dari perilaku impulsif diantaranya adalah Ketidakmampuan untuk melawan agresi, kleptomania, pyromania, trichotillomania (menarik rambut seseorang),”terang Dani.

Cara Mengetahui Perilaku Impulsif

Impulsif itu sendiri memiliki arti bersifat cepat bertindak secara tiba-tiba menurut gerak hati. Sehingga apabila perilaku seseorang yang tiba-tiba berubah, tiba-tiba di luar rencana, atau sebuah sikap yang tidak didukung alasan yang kuat. Dan pada umumnya sikapnya tergolong irrasional. Maka disimpulkan individu tersebut termasuk pribadi impulsif.

Ciri-ciri pribadi impulsif

Kalau bicara atau berbuat seringkali tidak disertai alasan-alasan atau penalaran-penalaran.

Bagaimana cara mengatasi sikap impulsif?

Tentu harus latihan self control, relaksasi progresif untuk mengatasi masalah emosinya yang berubah-ubah, dan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) atau terapi kognitif dan perilaku.

Bila Anda dan orang terdekat memiliki gangguan perilaku kompulsif ataupun impulsif segera berkonsultasi dengan psikolog atau dokter spesialis kesehatan jiwa untuk berbagi mengenai hal-hal yang Anda rasa mengganggu agar mendapat penanganan yang sesuai.

TAGS : Perilaku Kompulsif Impulsif Kesehatan




TERPOPULER :