Senin, 22/10/2018 18:59 WIB

SBY belum Teken Komitmen Kampanye Damai, Ini Sikap KPU

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum menandatangani komitmen kampanye damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Lantas bagaimana sikap KPU?

Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyno (SBY) dan Ketua Kogasma AHY

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum menandatangani komitmen kampanye damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Lantas bagaimana sikap KPU?

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, KPU akan terus membuka komunikasi dengan SBY yang menyatakan walk out saat deklarasi kampanye damai Pemilu 2019, di Monas, Mingu (23/9).

"Nanti tetap kita akan buka komunikasi," kata Prabowo, di Kantor KPU, Jakarta, Senin (24/9).

Meski demikian, kata Pramono, KPU meyakini Partai Demokrat komitmen dalam mengikuti kampanye damai Pemilu 2019. Hal itu sebagaimana disampaikan Sekjen Partai Demokrat Hinca Pannaitan.

"Saya kira kemarin kita lihat pernyataan Pak Sekjen DPP Demokrat saya kira juga jelas meskipun tidak menandatangani, tetapi itu tidak mengurangi komitmen mereka untuk menyelenggarakan kampanye dengan menghindari isu SARA, hoax," kata Pramono.

Pramono berharap, agar semua partai politik peserta Pemilu 2019 menandatangani deklarasi kampanye damai sebagai bagian dari komitmen untuk menyelenggarakan atau melaksanakan kampanye pemilu 2019 sesuai dengan isi deklarasi yang ditandatangani.

Diketahui, SBY walk out saat mengikuti deklarasi kampanye damai Pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Monas, Jakarta, Minggu (23/9).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, SBY menilai KPU telah melanggar kesepakatan yang telah disepakati sebelum diselenggarakannya kampanye damai Pemilu 2019.

"Baru kira-kira lima menit tadi ikut karnval itu, beliau turun dan walkout meninggalkan barisan karena melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati awalnya," kata Hinca, di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9).

Pelanggaran yang dimaksud, kata Hinca, banyak atribut partai politik pendukung Jokowi dan bendera ormas Pro-Jokowi di acara kampanye damai tersebut. Dimana, bendera partai itu tidak sesuai dengan kesepakatan awal KPU.

TAGS : Pemilu 2019 Kampanye Damai Demokrat SBY




TERPOPULER :