Sabtu, 22/09/2018 00:28 WIB

Silent Killer Itu Bernama Tekanan Darah Tinggi

Pengidap hipertensi yang tidak diobati akan meninggal akibat penyakit jantung terkait gangguan pada aliran darah.

Kebanyakan pengidap hipertensi tidak terdeteksi lantaran tidak mengalami gejalanya langsung (Foto: Netizen Pos)

Jakarta - Biasanya, bila Anda mengunjungi dokter, salah satu hal pertama yang terjadi adalah seseorang memasang alat pengukur tekanan darah pada lengan Anda, memompanya, lalu membuat catatan pada grafik Anda.

Jika Anda beruntung dan sehat, hanya pada saat inilah Anda harus memikirkan tentang tekanan darah. Bagi banyak orang lainnya, dokter mungkin memberi tahu bahwa tekanan darah Anda agak tinggi dan Anda harus memperhatikan asupan makanan atau lebih banyak olahraga.

Pemeriksaan tekanan darah menjadi suatu hal yang lumrah hingga kurang dianggap penting. Namun, memiliki tekanan darah tinggi (dalam istilah medis disebut "hipertensi") sebenarnya sangat berbahaya.

Bahkan, menurut Mayo Clinic yang terkenal di dunia, sekitar separuh dari pengidap hipertensi yang tidak diobati akan meninggal akibat penyakit jantung terkait gangguan pada aliran darah seperti serangan jantung dan sepertiga lainnya dapat diperkirakan meninggal karena stroke.

Selain itu, tekanan darah tinggi sendiri tidak memiliki gejala yang terlihat dan tentu saja hal ini menjadi alasan mengapa dokter memeriksanya pada setiap kesempatan.

Meskipun mengetahui bahaya hipertensi dan mampu mengontrolnya melalui diet, olahraga, serta bermacam obat yang efektif, namun hipertensi meningkat di berbagai negara di seluruh dunia.

Pada tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa prevalensi hipertensi di antara orang dewasa berusia minimal 18 tahun adalah 20 persen untuk wanita dan 24 persen untuk pria. Lebih buruk lagi, hipertensi diperkirakan menjadi penyebab 9,4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Angka ini adalah 13 persen dari semua kematian dengan penyebab apa pun.

Selain menjadi beban berat bagi pasien dan keluarga mereka, hipertensi juga menjadi beban berat bagi masyarakat, yakni dalam bentuk biaya perawatan kesehatan.

Sebagai contoh di Amerika Serikat sendiri, biaya tahunan hipertensi diperkirakan mencapai 54 miliar USD. Sebagai perbandingan, jumlah uang yang sangat besar ini cukup untuk diberikan kepada setiap orang di Amerika Serikat, Inggris, dan Rusia, masing-masing senilai seribu dolar.

TAGS : Hipertensi Kesehatan Tekanan Darah




TERPOPULER :