Jum'at, 21/09/2018 18:45 WIB

Kritik Turki Rencana Pembangunan Pemukiman Israel di Tepi Barat

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah itu melanggar hukum internasional, resolusi PBB yang relevan, dan merongrong proses perdamaian.

Pemukiman ilegal Israel di wilayah Palestina (Foto: Anadolu/Ibrahim)

Ankara - Kementerian Luar Negeri Turki mengkritik pemerintah Israel yang menyetujui pembangunan ribuan unit permukiman baru di Tepi Barat.

"Kami mengecam keras Israel yang menyetujui pembangunan lebih dari 2.000 unit baru di Tepi Barat,  yang merupakah wilayah pendudukan Israel," kata kementerian lewat sebuah pernyataan.

"Langkah ini jelas-jelas menyalahi hukum internasional, Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan, dan merusak proses perdamaian," tambah kementerian.

Saat ini, sekitar 600.000 warga Israel tinggal di lebih dari 100 pemukiman Yahudi yang dibangun di sepanjang Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Palestina menginginkan daerah-daerah itu sebagai ibu kota negara Palestina di masa mendatang.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai `wilayah pendudukan` dan menganggap seluruh aktivitas permukiman Yahudi di tanah itu ilegal.

TAGS : Turki Israel Palestina




TERPOPULER :