Kamis, 22/10/2020 16:27 WIB

Iran Anggap Mustahil Berbicara dengan AS

Beberapa pertanyaan sudah diajukan oleh AS atau negara lain tentang kebijakan Iran, tetapi tidak terkait dengan kesepakatan nuklir Juli 2015.

Juru Bicara Menteri Luar Negeri Iran (Menlu Ir), Bahram Qassemi (Foto: Pars Today)

Tehran- Iran tidak akan mungkin mengadakan pembicaraan atau berinteraksi dengan Jurubicara Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo hari ini. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Bahram Qasemi.

"Karena AS dan dengan kebijakannya, tidak akan ada jalan untuk bernegosiasi, sebab Washington sudah membuktikan ketidakpercayaannya," kata Qasemi pada konferensi pers mingguannya di Teheran, dilansir IRNA, Selasa (31/7).

"Berkaitan dengan kondisi saat ini termasuk keluarnya AS secara sepihak dari Kesepakatan Iran, tindakan permusuhan Washington terhadap Teheran dan upaya menekan ekonomi dengan sanksi, tidak akan ada kemungkinan untuk pembicaraan," tegas Qasemi.

Soal perang verbal antara pejabat Iran dan AS serta klaim atas kemungkinan perundingan antara kedua negara, Qasemi mengatakan, masalah Kesepakatan Iran yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) benar-benar transparan.

Qasemi mengungkapkan bahwa, beberapa pertanyaan sudah diajukan oleh AS atau negara lain tentang kebijakan Iran, tetapi tidak terkait dengan kesepakatan nuklir Juli 2015.

Ditanya tentang perjalanan Menteri Luar Negeri Oman Yusuf bin Alawi ke Washington dan kemungkinan mediasinya antara Teheran dan Washington, Qasemi mengatakan bahwa, ia tidak tahu apa-apa tentang isi pembicaraan Alawi di AS dan juga tujuan kunjungan itu.

Menteri luar negeri Oman juga juga bertandang ke AS selama beberapa minggu terakhir, "kita tidak boleh melakukan negosiasi membuat hubungan antara kunjungan ini," Qasemi menambahkan.

Ia melanjutka dikatakan bahwa  Iran dan Oman menjalin hubungan baik dan berkelanjutan dan keduanya berada dalam kontak permanen.

Sekitar seminggu yang lalu, Qasemi mengatakan bahwa pemerintah AS harus melupakan negosiasi dengan Iran di bawah bayang-bayang ancamannya.

TAGS : Iran Amerika Serikat Bahram Qasemi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :