Rabu, 26/09/2018 18:03 WIB

Kenali Hormon Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Perawakan pendek merupakan salah satu keluhan yang sering menjadi alasan orang tua membawa anak mereka ke dokter spesialis anak

dr Aman Bhakti Pulunhan (Foto: Ecka Pramita)

Jakarta - Terdapat banyak faktor yang memengaruhi tumbuh kembang anak, salah satunya kekurangan hormon pertumbuhan (Growth Hormon Deficiency) yang belum banyak dikenal oleh masyarakat.

Growth Hormone Deficiency (GHD) merupakan suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat memproduksi hormon pertumbuhan dengan maksimal sehingga mengakibatkan pertumbuhan anak menjadi tidak optimal.

Ahli endokrinologi anak, DR. Dr Aman Bhakti Pulungan mengatakan anak-anak penderita defisiensi hormon pertumbuhan memiliki kondisi yang normal saat lahir, namun keterlambatan pertumbuhan baru terlihat beberapa tahun kemudian.

"Saat ini, permasalahan GHD sebagai salah satu penyebab anak tumbuh pendek belum mendapat kesadaran yang cukup, dimana angka kejadian defisiensi hormon pertumbuhan diestimasikan terjadi pada 1:4000 sampai 1:10.000 anak," papar dr Aman dalam talkshow "Mengenal Masalah Pendek pada Anak" di Jakarta, Kamis (26/7).

Secara lebih detail dr Aman menjelaskan jika GHD muncul ketika tubuj anak tidak mampu menghasilkn hormon pertumbuhan yang cukup untuk proses pertambahan ukuran tubuh sesuai usianya.

"Hormon ini diproduksi oleh kelenjar pituitari (kelenjar kecil dalam otak) yang mengalir di dalam darah ke seluruh tubuh untuk membantu manusia menjalankan fungsinya secara kompleks, khususnya pertumbuhan," ucapnya.

Anak-anak dengan GHD mengalami pertumbuhan yang lebih lambat dibanding anak lain pada usia yang sama. Pada umumnya mereka mengalami keterlambatan pertumbuhan hingga 2 inci (5,08 cm) per tahun dan terlihat lebih gemuk, dan muda untuk usianya.

Menurut dokter yang juga Ketua IDAI ini ada pemahaman orang tua bahwa anak yang tumbuh tidak optimal hanya disebabkan oleh gizi yang tidak sempurna.

"Padahal terapi yang terlambat dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikologis pada anak di masa mendatang sehingga diperlukan deteksi dini untuk menentukan terapi yang tepat," katanya.

TAGS : Hormon Anak Tumbuh Kembang




TERPOPULER :