Sabtu, 24/10/2020 18:08 WIB

AS dan Uni Eropa Sepakat Ringankan Perang Dagang

Trump berjanji AS tidak akan mengenakan tarif  impor mobil-mobil Eropa. Padahal sebelumnya ia mengatakan akan memungut pajak tambahan pada aluminium dan baja impor.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Reuters)

Washington - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa sepakat meringankan ancaman perang dagang setelah Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump di Washington.

Trump berjanji AS tidak akan mengenakan tarif  impor mobil-mobil Eropa. Padahal sebelumnya ia mengatakan akan memungut pajak tambahan pada aluminium dan baja impor.

"Inilah sebabnya mengapa kami sepakat hari ini, pertama-tama, untuk bekerja sama menuju tarif nol, nol hambatan non-tarif, dan nol subsidi pada barang-barang industri non-otomotif," kata pernyataan kedua pemimpin itu, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (26/7).

"Kami juga akan bekerja untuk mengurangi hambatan dan meningkatkan perdagangan dalam layanan, bahan kimia, farmasi, produk medis, serta kedelai," sambungnya.

Uni Eropa mengatakan akan mengimpor lebih banyak gas alam cair (LNG) dari AS  untuk  membuat pasokan energinya lebih beragam.

Pengumuman ini terjadi dua minggu setelah Trump mengkritik Jerman karena mengimpor sejumlah besar LNG dari Rusia dan mengklaim Jerman ditawan Rusiakarena ketergantungannya pada energi.

Hubungan antara AS dan Uni Eropa baru-baru ini merenggang menyusul keputusan AS untuk mengenakan tarif atas aluminium dan baja dari Uni Eropa dan sekutu lain seperti Kanada.

Setelah keputusan itu, Trump  mengalami kesulitan bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa selama KTT G7 dan selama kunjungannya ke Eropa dua minggu lalu, saat menghadiri pertemuan puncak NATO.

Menjelang pertemuan NATO itu, Trump menyebut Uni Eropa sebagai musuh utama AS dalam hal perdagangan. Meski begitu, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk menyebutnya sebagai "berita palsu".

Beberapa bulan terakhir, Trump juga memulai sengketa perdagangan dengan China setelah AS menerapkan tarif. Ia mending Beijing melakukan praktik perdagangan tidak adil.

Untuk membantu petani yang terkena imbas perang dagang, pemerintah AS mengumumkan paket bantuan multi-miliar dolar bagi petani AS. Uang itu ditujukan untuk melindungi petani dari perselisihan Presiden AS Donald Trump dengan Cina dan mitra dagang terkemuka lainnya.

TAGS : Uni Eropa Amerika Serikat Iran China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :