Minggu, 18/04/2021 05:50 WIB

Pertemuan Trump dan Putin Ditunda Hingga 2019

Selama konferensi pers setelah KTT Helsinki, Trump awalnya mengatakan dia tidak melihat alasan mengapa Rusia akan ikut campur dalam pemilihan AS. 
 

Donald Trump dan Vladimir Putin (Foto: AFP)

Jakarta - Dalam sebuah pengumuman dari pihak Gedung Putih bahwa pertemuan Presiden Donald Trump berikutnya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin kemungkinan akan berlangsung pada 2019.

Penasihat keamanan nasional John Bolton mengatakan pertemuan itu, yang awalnya direncanakan oleh para pejabat AS pada Agustus, akan ditunda. Dia mengutip penyelidikan oleh penasihat khusus Robert Mueller sebagai alasannya.

"Trump percaya bahwa pertemuan bilateral berikutnya dengan Presiden Putin harus dilakukan setelah perburuan penyihir Rusia berakhir, jadi kami sepakat bahwa itu akan dilakukan setelah tahun pertama," kata Bolton dalam sebuah pernyataan dilansir UPI.

Beberapa hari setelah pertemuan Trump dengan Putin di Helsinki, Finlandia, presiden AS memperpanjang undangan untuk Putin untuk melakukan perjalanan ke Washington, DC, untuk pertemuan puncak. 

Sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders memposting sebuah twitt bahwa Trump meminta Bolton untuk mengatur pertemuan berlangsung di musim gugur.

Kunjungan itu akan menandai kunjungan pertama Putin ke Amerika Serikat sejak 2007, ketika ia bertemu dengan mantan Presiden George W. Bush .

Pengumuman Gedung Putih tentang kunjungan musim gugur datang sebagai kejutan bagi beberapa orang, termasuk Direktur Intelijen Nasional Dan Coats.

"Katakan lagi," katanya ketika diberitahu oleh seorang reporter Kamis. "Oke. Itu akan menjadi istimewa."

"Saya tidak tahu apa yang terjadi," Coats menambahkan, ketika ditanya tentang pertemuan Putin dengan Trump di Helsinki.

Mueller sedang menyelidiki apakah pemerintah Rusia ikut campur dalam pemilihan presiden AS tahun 2016, apakah kampanye Trump berkolusi dan apakah Trump menghalangi keadilan ketika dia memecat mantan Direktur FBI James Comey .

Trump telah berulang kali menyebut upaya Mueller sebagai "perburuan penyihir" dan menyangkal adanya kolusi.

Selama konferensi pers setelah KTT Helsinki, Trump awalnya mengatakan dia tidak melihat alasan mengapa Rusia akan ikut campur dalam pemilihan AS. 

Dua hari kemudian, Trump mengatakan dia salah bicara dan bahwa dia setuju dengan badan-badan intelijen AS, yang menyimpulkan pemerintah Rusia terlibat dalam pemilu lalu.

TAGS : Trump Putin KTT




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :