Kamis, 22/11/2018 02:05 WIB

Kenapa Telor Naik?

Ketergantungan kepada pihak asing dinilai justru akan memperburuk perekonomian Indonesia. Bahkan, nilai tukar rupiah akan semakin buruk jika tidak meningkatkan kemandirian dan kedaulatan ekonomi.

Wasekjen PKB, Daniel Johan

Jakarta - Ketergantungan kepada pihak asing dinilai justru akan memperburuk perekonomian Indonesia. Bahkan, nilai tukar rupiah akan semakin buruk jika tidak meningkatkan kemandirian dan kedaulatan ekonomi.

Demikian disampaikan Wasekjen PKB Daniel Johan, dalam sebuah diskusi yang digelar Jurnas.com dengan tema "Mencari Pendamping Jokowi: Visi Ekonomi Cawapres 2019" di Cikini, Jakarta, Jumat (20/7).

Kata Daniel, yang paling penting mewujudkan kemandirian ekonomi dalam negeri, bukan justru tergantung kepada pihak asing. Ia mencontohkan, kenaikan harga telor saat ini dikarenakan impor.

"Ada beberapa hal, sektor pangan, sembako. Hal-hal penting buat masyarakat. Kenapa telor naik? Karena pakan semuanya impor, beras jagung impor," kata Daniel.

Untuk itu, kata Daniel, PKB ingin mendorong hilirisasi petani dengan cara meningkatkan daya beli para petani itu sendiri. Sehingga, ke depan petani tidak lagi jual gabah, tapi beras langsung kepada konsumen.

"Program ini sederhana dan saya sudah melakukan percontohan di Sambas dan berhasil. Pemerintah harus memastikan Gapoktan punya gudang, penggilingan, dan kemasan. Pemerintah fasilitasi di perbankan. Untuk pengusaha menengah ke atas pemerintah gak usah mikirin, bisa mandiri tapi jangan dipersulit," terang Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.

TAGS : Pilpres 2019 Daniel Johan Ekonomi Harga Telor




TERPOPULER :