Selasa, 21/08/2018 05:36 WIB

Kiai NU: Wajib Hukumnya Dukung Cak Imin

Menurut Kiai Najib, saat ini adalah kesempatan terbaik dan tidak boleh disia-siakan oleh Nahdliyin

Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar

Pati - Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati, KH. M. Najib Suyuthi mendukung penuh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi Cawapres pada Pilpres 2019 mendatang.

“Saya haqqul yaqin, wajib hukumnya mendukung beliau, Pak Muhaimin Iskandar menjadi Wakil Presiden,” ujarnya dengan penuh semangat di PP Raudlatul Ulum Pati, Selasa (17/06/2018).

Pernyataan tersebut dilontarkannya saat peringatan Haflah HUT ke 69 PP Raudlatul Ulum dan Haul ke 40 Pendiri PP Raudlatul Ulum, KH Suyuthi Abd Qodir yang juga dihadiri oleh Cak Imin.

Menurut Kiai Najib, saat ini adalah kesempatan terbaik dan tidak boleh disia-siakan oleh Nahdliyin untuk mengusung kader terbaiknya dalam pentas kepemimpinan nasional sebagai The Next Wapres.

“Kata orang bijak kesempatan tidak akan datang dua kali. Saat ini warga Nahdlatul Ulama harus ikut menata bangsa ini,” terang Kiai Najib.

Kiai Najib tak meragukan kemampuan sang Panglima Santri. Di mata Kiai Najib, Cak Imin bukan hanya sarat pengalaman, namun juga pribadi yang sejuk dan berakhlakul karimah.

“Muhaimin itu sudah saya kenal sejak saya di Jogja, beliau sangat dihormati, pribadi yang sejuk dan berakhlakuk karimah,” kata Kiai Najib.

Menurut dia, Cak Imin adalah kader muda NU yang kaya pengalaman dan memiliki kepedulian kepada NU. Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan warga NU untuk turut serta mendukung dan mensukseskan Cak Imin untuk maju sebagai Cawapres.

"Cak Imin adalah kita. Masih muda pula. Ayo kita sama sama dukung dan jadikan. Insya Allah kita tidak dilupakan," ungkapnya.

Menanggapi dukungan ini, Cak Imin yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk maju sebagai Cawapres. Cak Imin mengaku niatannya untuk menjadi Cawapers merupakan niatan yang tulus untuk mengurus umat.

"Terima kasih atas kepercayaan kepada saya untuk menjadi calon wakil presiden. Kita tunggu saja istikharah pak Jokowi. Yang jelas niat kita menjadi wapres itu tulus, ingin mengurus umat supaya sejahtera dan hidup cukup. Supaya pesantren nggak kumuh, lulusannya siap kerja dan percaya diri. Cuma itu kok," ujar Cak Imin

Dengan berkelakar dan guyonan khas NU, Cak Imin mengaku sudah menyampaikan kepada para bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi.

"Dengar-dengar sudah ada beberapa nama kandidat wapres di kantong pak Jokowi. Begini ya, saya sudah sering sampaikan ke para bacalon wapres bahwa jadi wapres itu berat. Lha, ngurus umat, ngurus NU itu berat. Banyaknya minta ampun. Pesantren saja ada lebih 30 ribu jumlahnya. Jadi karena berat, biar saya saja. Kan sudah terbukti. Leres, nggih?" katanya sambil tersenyum lebar.

TAGS : PKB Muhaimin Iskandar Cak Imin Pemilu 2019




TERPOPULER :