Minggu, 18/11/2018 17:31 WIB

Kepedulian Matta Damon pada Pengelolaan Air Bersih di Indonesia

Aktor Hollywood Matt Damon merasa senang melihat anak-anak santri mempunyai pengetahuan tentang sanitasi yang baik.

Matt Damon berkunjung ke Indonesia (Foto: Instagram)

Jakarta -  Co founder Water.org, Matt Damon, didampingi CEO Water.org Gary White, blusukan ke desa-desa di Kabupaten Batang dan Kendal, Jawa Tengah.

Mereka ingin melihat langsung kemajuan program Water.org di Indonesia dengan mengunjungi lembaga keuangan mikro dan penyedia layanan air mitra Water.org dan mengalami dampak positif langsung dari orang-orang yang diuntungkan oleh program tersebut.

Kunjungan dimulai pada 3 Juli di Kantor Pusat Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. KOMIDA adalah salah satu mitra pertama dari Water.org Indonesia yang memiliki 230 cabang yang tersebar dari Aceh di Barat ke Pulau Timor di Timur Indonesia dan 502.000 klien dengan 100% adalah perempuan.

Sampai saat ini KOMIDA telah meminjamkan pinjaman air dan sanitasi kepada 18,588 klien dan berdampak pada kehidupan 69.173 orang.

Ditemani oleh direktur operasional KOMIDA, Sugeng, mereka menghadiri pertemuan pusat KOMIDA di Desa Kertosari, Kabupaten Batang, Jawa Tengah di mana mereka bertemu lima belas klien KOMIDA dan berbicara dengan mereka tentang pentingnya air bersih dan sanitasi dan mendengar beberapa cerita anggota Koperasi Komida tentang  air dan sanitasi yang bisa mengubah hidup mereka lebih baik.

Mereka juga berkesempatan datang ke salah satu rumah anggota Komida, Wanuti. 35, Ibu tiga anak ini sangat bersemangat untuk menunjukkan kepada Gary White dan Matt Damon toilet barunya yang dapat dibangun oleh pinjaman sanitasi KOMIDA.

Sudah bertahun-tahun Wanuti dan tiga anaknya harus antri untuk mandi dan buang hajat di kamar mandi umum. Berkat Kredit Sanitasi yang diberikan Komida, dia dan keluarganya kini punya jamban dan kamar mandi “bermartabat,” yang dibangun dan dihasilkan atas usahanya sendiri.

Setelah mengunjungi Desa Kertosari, mereka melanjutkan perjalanan ke Desa Denasri Kulon yang masih di Kabupaten Batang dimana mereka bertemu dengan direktur PDAM Batang, Yulianto.

PDAM Batang telah bermitra dengan Water.org sejak 2016. Hingga saat ini, PDAM Batang memiliki 41.527 sambungan rumah tangga. Dengan dukungan Water.org, PDAM Batang menargetkan 2.900 sambungan baru dan mereka telah melampaui target dengan menjangkau 3.457 rumah tangga baru.

Di Desa Denasri Kulon, mereka mengunjungi beberapa pelanggan PDAM Batang, salah satunya adalah Suntoro, seorang pekerja konstruksi. Selama percakapan dengan para pendiri Water.org, Suntoro mengklaim bahwa kualitas kehidupan keluarganya telah meningkat sejak mereka menggunakan sambungan air dari PDAM Batang melalui program WaterConnect-nya.

Dari Desa Denasri Kulon, perjalanan dilanjutkan ke Desa Selopanjang Barat, Kabupaten Batang. Mereka mengunjungi pesantren tradisional, Sabillun Najah.  Bagi Matt Damon dan Gary White, mengunjungi pesantren adalah pengalaman yang berbeda dan pertama kalinya buat Mereka. Sebanyak lebih dari  50 anak di sekolah asrama pesantren tersebut berdialog dengan mereka berdua didampingi Ustad Wahidin.

Mereka melakukan perbincangan yang sangat bermanfaat dengan beberapa anak-anak santri. Terutama sekali tentang arti pentingnya kebersihan dan sanitasi bagi kehidupan mereka.  Sejak Pesanteran Sabillun Najah berlangganan air perpipaan PDAM kini para santri bisa memiliki lebih banyak waktu untuk belajar dan bermain.

Mereka sekarang tidak harus berjalan jauh untuk mendapatkan air  berkat program WaterConnect yang disediakan oleh PDAM Batang.
“Selama ini kami bersama dan bergilir mengambil air ke sumur. Airnya keruh dan berwarna kuning. Kamar mandi pesantren jadi kurang bersih, “ jelas Ustad Wahidin.

Matt pun bertanya kepada salah satu santri, “ Jika kamu sudah mudah mendapatkan air bersih dari PDAM, dan tidak perlu lagi berjalan jauh, lalu waktu kamu sekarang digunakan untuk apa?” Tanya Matt.

Santri pun menjawab, “ Sekarang waktu kami lebih banyak, jadi kami bisa bermain dan belajar.” Matt dan Gary pun terus menggali pertanyaan seputar pengetahuan santri terhadap kebersihan dan higenitas.  

Misalnya, kapan saja mereka mencuci tangan pakai sabun, dan bagaimana mereka harus menjaga kebersihan sehari-harinya. Salah satu santri pun menjawab dengan tegas,

“Anadzho fatu minal iman. Kebersihan itu sebagian dari iman. Hadis dari Rasulullah SAW.” Gary lanjut bertanya. “Bersih itu seperti apa?” dijawabnya lagi oleh santri, “Bersih pakaian dan tubuh kita.”

TAGS : Matt Damon Indonesia Air Bersih




TERPOPULER :