Rabu, 12/08/2020 13:03 WIB

LIPI Luncurkan Konsep Ekohidrologi untuk Ketersediaan Air Bersih

LIPI memiliki konsep Ekohidrologi untuk Ketersediaan Air Bersih yang Berkelanjutan di Indonesia

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memiliki konsep Ekohidrologi untuk Ketersediaan Air Bersih yang Berkelanjutan di Indonesia (Foto: Ig Lipi)

Jakarta  - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memiliki konsep Ekohidrologi untuk Ketersediaan Air Bersih yang Berkelanjutan di Indonesia. Konsep tersebut berguna untuk mengurangi dampak musim kemarau, yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada  Agustus-September tahun 2018. 

Selama Ramadan, penting untuk menjaga debit air. Khususnya  pada beberapa masjid menjelang Hari Raya Idul Fitri. Air bersih juga sangat dibutuhkan untuk konsumsi sehari-hari, termasuk digunakan untuk wudhu.

Salah satu upaya untuk menjaga debit air di masjid yakni dengan menyimpan air bersih dalam tandon. Penguin Indonesia memberikan tangki air pada 25 masjid selama Ramadan dalam program "Tandon Berkah"  

Bersamaan dengan bulan suci ini, setiap masjid berkompetisi memperindah penempatan tangki air Penguin agar menarik dan unik. Penilaian dilakukan melalui media sosial dan ballot yang telah disiapkan.

Head of Marketing Communication and Customer Care dari PT Penguin Indonesia, Andi Hermawan berharap, masjid terpilih dapat memenuhi kebutuhan air untuk wudhu saat beribadah, khususnya saat salat tarawih berjamaah.

"Tangki air yang kami bagikan mampu menampung air sebanyak 2.000 liter," ujarnya.

Andi juga memberikan awareness kepada masyarakat Surabaya akan pentingnya fungsi tangki air yang berkualitas. Termasuk menjaga kualitas air yang lebih bersih untuk kehidupan sehari-hari.

Seperti diketahui, keberadaan air bersih menjadi standar untuk memenuhi kehidupan sehat. Musim kemarau yang disertai cuaca ekstrim mempengaruhi berkuranngnya debit air  di Indonesia. Hal ini menyebabkan beberapa wilayah mengalami kekeringan.

 

TAGS : LIPI Ekohidrologi air bersih




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :