Selasa, 19/01/2021 06:16 WIB

Trump Diingatkan Tak Pandang Sebelah Mata Kekuatan Iran

Yang membuat sakit hati, Angkatan Laut AS memberikan medali penghargaan khusus kepada dua perwira atas yang melayani di USS Vincennes pada saat kapal penjelajah menembak jatuh pesawat Iran.

Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami (Foto: Mehr News Agency)

Tehran - Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami mengatakan, Iran akan menghancurkan kapal perang Amerika Serikat (AS) USS Vincennes di perairan Teluk Persia pada tahun 1988 jika memiliki kekuatan militer seperti saat ini.

"Jika kita memiliki kekuatan pertahanan hari ini, kita tidak akan pernah membiarkan kapal perang AS menghantam pesawat penumpang Iran, dan kami akan mengirim kapal perang ke dasar Teluk Persia," kata Hatami saat memperingati Hari Perlawanan Nasional.

Pada 3 Juli 1988, Penerbangan Udara Iran 655, penerbangan penumpang sipil terjadwal dari Teheran ke Dubai, ditembak jatuh oleh rudal darat ke udara SM-2MR yang ditembakkan dari USS Vincennes, kapal penjelajah rudal Angkatan Laut AS. Semua 290 orang di dalamnya termasuk 66 anak tewas dalam insiden itu.

Yang membuat sakit hati, Angkatan Laut AS memberikan medali penghargaan khusus kepada dua perwira atas yang melayani di USS Vincennes pada saat kapal penjelajah menembak jatuh pesawat Iran.

Soal langkah baru AS melawan Iran, kepala pertahanan mengatakan, Washington berusaha untuk membatasi kekuatan pertahanan Iran melalui penerapan sanksi. Namun ia mengatkana, Iran telah meningkatkan kemampuan pertahanannya dengan mengandalkan pengetahuan domestik.

"AS sangat menyadari bahwa kami akan melindungi kemuliaan kami dengan mengandalkan kekuatan pertahanan," kata jenderal brigadir.

Menteri pertahanan Iran menyebutkan, perang Saddam Hussein melawan Iran pada 1980-an membuktikan bahwa Iran harus bergantung pada kapasitasnya sendiri dan berdiri di atas kakinya sendiri.

Pada 8 Mei, Presiden Donald Trump menarik AS dari perjanjian nuklir yang didukung PBB dan berjanji untuk menerapkan kembali sanksi terhadap Iran. Namun, Hatami mengatakan, Iran akan merespon langkah AS melalui kesatuan dan integritas.

Menurut kantor berita Fars, Hatami mengatakan bahwa AS lebih baik memenuhi komitmennya di bawah perjanjian untuk membantu membangun perdamaian dan keamanan di dunia.

"Ketidaksetiaan AS terhadap kesepakatan nuklir telah terbukti memalukan bagi administrasi Trump," katanya. (Tehran Time)

TAGS : Iran Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :