Jum'at, 14/12/2018 06:19 WIB

Mengenal Sejarah dan Tipe Sunat Perempuan

Ada empat tipe sunat perempuan yang dilakukan di berbagai negara.

Ilustrasi praktik sunat perempuan di luar negeri.(Foto : Google)

Jakarta - Sama seperti sunat pada pria, sunat perempuan juga dilakukan sejak zaman dahulu kala. Terlihat dari bukti penemuan sebuah mummi perempuan yang sudah dilakukan sirkumsisi.

Mengenai sunat pada perempuan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) membagi menjadi beberapa jenis, yakni:

- Tipe 1
Pada tipe ini sunat dilakukan dengan cara pengangkatan sebagain atau seluruh klitoris perempuan, termasuk pengangkatan preputium (kulit di sekitar klitoris) dan dalam dunia kedokteran disebut klitoridektomi.

- Tipe 2
Tipe 2 atau tipe eksisi dilakukan dengan cara pengangkatan sebagian atau seluruh klitoris dan labia minora yang merupakan kulit tipis seperti lidah yang berada di sekeliling vagina dengan atau tanpa eksisi dari labia majora.

- Tipe 3
Tipe ini dilakukan dengan cara menjahit labia menjadi satu dengan tujuan membuat lubang vagina menjadi lebih kecil. Tindakan ini dalam dunia kedokteran disebut sebagai infibulation. Dengan atau tanpa melakukan pemotongan pada klitoris.

- Tipe 4, atau tipe lainnya, diklasifikasikan sebagai semua tindakan yang dilakukan pada bagian luar alat kelamin perempuan (vulva), untuk tujuan non-medis baik dengan cara menusuk, melubangi, menggores, atau pemotongan daerah genital.

“Di Indonesia, praktek sunat perempuan sudah dilakukan secara turun termurun terutama di kalangan umat muslim,” ujar Anhari Sultoni SH, MH. Namun kemudian tidak lagi terdengar di awal tahun 2000, karena dikaitkan dengan sulitnya mencari tenaga medis professional yang mampu melakukan tindakan ini.

Di Afrika, sunat perempuan yang dilakukan merupakan tipe 1 dan 2 kriteria WHO. Sehingga menyebabkan sunat perempuan identik dengan pemotongan klitoris pada perempuan. Secara anatomi pemotongan klitoris ini selanjutnya menyebabkan respon seksual wanita menjadi turun, dan memang tidak seharusnya dilakukan.

TAGS : Sunat Perempuan Syariat Islam Organ Intim




TERPOPULER :