Senin, 18/06/2018 14:30 WIB

Curiga Berlebih Bisa Bikin Anak Depresi

Dalam penelitian itu juga melihat bahwa anak-anak yang mengalami tekanan dari orang tuanya sering mengalami depresi, yang ditunjukan dari kurangnya minat untuk beraktivitas.
 

Ilustrasi anak-anak Depresi

Jakarta - Sebuah penelitian yang dilakukan univesitas hospital Cleveland menyebutkan bahwa mencurigai secara berlebihan anak yang masih kecil atau remaja bisa mengakibatkan terjadi depresi atau tertekan berat pada anak.

Dalam penelitian itu juga melihat bahwa anak-anak yang mengalami tekanan dari orang tuanya sering mengalami depresi, yang ditunjukan dari kurangnya minat untuk beraktivitas.

"Pada anak-anak dan remaja yang depresi, Anda mungkin melihat lebih banyak iritasi dan kehilangan minat daripada hanya kesedihan atau suasana hati yang tertekan," kata Kimberly Burkhart, seorang psikolog pediatrik di University Hospital Cleveland Medical Center.

Menurut Burkhart, biasanya anak yang depresi akan mengalami perubahan dalam kebiasaan tidur, seperti tidur terlalu sedikit, terlalu banyak atau tidur siang lama, menghindari atau tidak menikmati kegiatan yang pernah mereka sukai, menarik diri dari keluarga dan teman-teman, kesulitan berpikir atau berkonsentrasi; dan penurunan kinerja sekolah.

Tanda-tanda peringatan lainnya termasuk perubahan nafsu makan, penurunan berat badan, kelelahan atau kehilangan energi, kurang percaya diri atau harga diri, perasaan tidak berharga atau putus asa, menyakiti diri sendiri dan pikiran berulang tentang kematian atau bunuh diri.

Sekitar 5 persen dari anak-anak dan remaja AS didiagnosis menderita depresi, menurut American Academy of Child and Adolescent Psychiatry.

Bukhart menambahkan Penyebabnya bisa berupa faktor eksternal, seperti stres, bullying, atau peristiwa traumatis, atau depresi atau kecurigaan padanya yang bisa terjadi di keluarga.

"Salah satu perawatan paling efektif untuk menangani depresi pada anak-anak dan remaja adalah terapi perilaku kognitif, yang melihat hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku," kata Burkhart.

Pendekatan lain termasuk latihan dan aktivasi perilaku - di mana keterlibatan pasien dalam kegiatan positif secara bertahap meningkat.

Jika depresi sedang atau berat berlanjut, dokter mungkin merekomendasikan obat antidepresan.

TAGS : Depresi Anak-anak Curiga




TERPOPULER :