Minggu, 18/11/2018 08:42 WIB

24 Demonstran Palestina Tewas Ditembak Mati Sniper Israel

Israel tidak akan mengembalikan kedua mayat warga Palestina tersebut hingga dua tentara Israel yang tewas selama perang di Gaza dikembalikan

Warga Gaza memprotes keputusan Trump yang memotong bantuan ke Palestina dan juga pengakuannya bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pada 26 Januari 2018. Ratusan orang berkumpul bersama melontarkan slogan, “Yerusalem adalah milik kami.. tanah-tanah kami!”.

Jakarta - Sedikitnya 24 warga Palestina menjadi korban penembakan sniper militer Israel di perbatasan jalur Gaza, Minggu (01/04/) kemarin.  Bahkan mayat dua di antaranya masih ditahan pihak militer Israel.

Salah seorang pejabat keamanan Israel, Yoav Mordechai, mengatakan Israel tidak akan mengembalikan kedua mayat warga Palestina tersebut hingga dua tentara Israel yang tewas selama perang di Gaza dikembalikan.

"Gaza tidak akan pernah damai hingga tentara Israel dikembalikan dari Jalur Gaza dan tentara kami akan dibawa ke sini untuk dimakamkan di Israel," ujar Mordechai dalam laporan al-Jazeera

Suasana berkecamuk ketika warga Palestina melakukan unjuk rasa di dekat perbatasan Israel di timur kota Gaza dan Khan Younis.

Namun naasnya dalam aksi demonstrasi tersebut, pasukan sniper militer Israel menembaki para demonstran yang nekat mendekati pagar.

TAGS : Palestina Israel Perang Sniper




TERPOPULER :