Kamis, 21/01/2021 05:45 WIB

Waspada, Diabetes Dapat Menyebabkan Kerusakan Saraf Tepi

Pasien diabetes mengalami kehilangan vitamin B1 melalui urin dan pada pasien diabetes kronik yang diterapi dengan metformin

Pasien diabetes mengalami kehilangan vitamin B1 melalui urin dan pada pasien diabetes kronik yang diterapi dengan metformin sehingga menyebabkan kerusakan saraf tepi.(FOTO : ISTIMEWA)

Jakarta - Mengonsumsi kombinasi vitamin neurotropik (kombinasi vitamin B1, B6 dan B12) terbukti lebih efektif dalam mencegah dan mengatasi penyakit neuropati dibandingkan dengan mengonsumsi vitamin neurotropik tunggal.

Prof. Dr. Rima Obeid dari Saarland University Hospital Jerman mengatakan vitamin neurotropik tunggal adalah vitamin B1, B6 atau B12 secara terpisah. Kombinasi vitamin neurotropik dapat mengurangi gejala kerusakan saraf tepi seperti rasa nyeri, mati rasa, kesemutan dan menurunnya sensasi.

"Dalam kondisi terjadinya inflamasi, penguraian vitamin B6 meningkat sehingga mengurangi rasa nyeri," kata dr. Rima pada pengumuman hasil Studi Klinis NENOIN 2018: Kombinasi Vitamin Neurotropik Terbukti Mengurangi Gejala Kerusakan Saraf Tepi didukung oleh PT Merck Tbk, melalui brand Neurobion, di Jakarta, Jumat (16/3).

Ia melanjutkan, kerusakan saraf tepi umum terjadi pada pasien diabetes. Pasien diabetes mengalami kehilangan vitamin B1 melalui urin dan pada pasien diabetes kronik yang diterapi dengan metformin (obat yang sering digunakan sebagai terapi pada pasien diabetes).

"Dan pada pasien-pasien diabetes stadium lanjut dengan komplikasi, kadar vitamin B12 menurun sehingga dibutuhkan asupan kombinasi Vitamin Neurotropik untuk memenuhi kebutuhan tubuh," jelasnya.

Holger Guenzel, Direktur Divisi Consumer Health PT Merck Tbk mengatakan, pihaknya berkomitmen mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan sehat lebih lama. Perusahaan farmasi ini juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menyebarkan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesehatan saraf tepi.

Salah satu upayanya dengan menginvestasikan sumber daya untuk penelitian dan menyediakan produk berkualitas tinggi untuk masyarakat. "Kali ini kami berpartisipasi dalam melakukan studi klinis NENOIN untuk memberikan informasi lebih lanjut pada masyarakat mengenai cara tepat menangani gejala neuropati yang mereka alami," kata Holger.

Lebih lanjut ia menambahkan, "Dengan adanya hasil studi klinis ini, kami harap masyarakat dapat menjaga kesehatan sarafnya secara optimal dan memperbaiki kualitas hidupnya masing-masing," lanjutnya.

Selain edukasi hasil studi klinis terbaru, MERCK terus berupaya untuk melakukan Kampanye Terintegrasi Lawan Neuropati bagi permasalahan saraf tepi. Kampanye ini meliputi Layanan Pemeriksaan Kesehatan Saraf gratis melalui NCP dan NeuroMobi, ajakan pada masyarakat untuk beraktifitas melalui NeuroMove - Senam Kesehatan Saraf, Edukasi terhadap health care practioners (HCP) melalui NerveCareForum dan M-Care, dan juga penyediaan Vitamin Neurotropik yang berkualitas tinggi untuk mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik.

TAGS : Saraf Neuropati Sehat Vitamin B12




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :