Sabtu, 26/09/2020 16:04 WIB

Laga Marseille Kontra Bilbao Berakhir Ricuh

Tiga orang pendukung Marseille ditahan, karena dilaporkan telah menikam seorang penjaga keamanan.

Pendukung Marseille menyalakan flare selama pertandingan (foto: The Sun)

Jakarta - Laga 16 besar Liga Eropa antara Marseille dan Athletic Bilbao pada Jumat (16/3) dini hari berakhir ricuh. Tiga orang pendukung Marseille ditahan, karena dilaporkan telah menikam seorang penjaga keamanan.

Tercatat dua orang petugas keamanan menjadi korban dalam kerusuhan tersebut. Salah satunya memiliki luka di leher, yang dicurigai berasal dari sabetan benda tajam.

Dilansir dari The Sun, keributan ini berawal dari ulah pendukung Marseille melemparkan flare ke arah fans Bilbao. Tak terima dengan aksi pendukung tuan rumah, supporter Bilbao terpancing emosi.

Kondisi Stadion San Mames makin kacau setelah wasit Anthony Taylor menunjuk titik putih yang memberikan keuntungan bagi tuan rumah. Penalti Dimitri Payet menjadi pembuka gol kedua Marseille untuk memastikan satu tiket ke babak delapan besar, dengan agregat 5-2.

Kondisi Bilbao makin buruk. Aduriz dihadiahi kartu kuning kedua oleh sang pengadil lapangan, yang menyebabkan dia harus mandi lebih dulu dibandingkan pemain Bilbao lainnya.

TAGS : Liga Eropa Marseille Bilbao Kerusuhan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :