Selasa, 16/07/2019 03:37 WIB

30 Tahun Meninggal, Roy Orbison Bakal "Tur Dunia" Kembali

Orbison berusia 52 tahun saat meninggal karena serangan jantung pada tahun 1988.

Roy Orbison (Foto: NPR)

Jakarta - Penyanyi legendaris Amerika Serikat di era 60an, Roy Orbison yang telah meninggal 30 tahun lalu akan melakukan tur dunia kembali sebagai hologram.

"Tentu saja saya lebih suka melihatnya bermain live tapi, dalam kasus ini, ada begitu banyak orang yang tidak mengenal ayah saya," ujar Alex putra bungsu Orbison dilansir Sky News.

"Orang yang bahkan belum lahir atau hanya ingin melihat satu pertunjukan lagi," lanjutnya.

Orbison berusia 52 tahun saat meninggal karena serangan jantung pada tahun 1988. Tiga puluh tahun kemudian, dia akan bernyanyi lagi dalam tur dunia baru, yang didukung di atas panggung oleh Royal Philharmonic Concert Orchestra.

"Kami diundang untuk melihat teknologinya sejak awal dan dia berseri-seri sebagai hologram masuk ke ruangan tempat kami berada," dalam pernyatan Royal Philharmonic.

"Begitu kami melihat jalannya bergerak, pemandangannya luar biasa. Kami yakin bahwa, jika kita mempercayainya, para penggemar akan mempercayainya juga," lanjutnya.

Seiring teknologi hologram itu sendiri berkembang maka perlahan menjadi lebih populer di dunia.

Hal serupa dimulai dengan rapper Tupac yang berkeliaran dengan pertunjukan satu kali di festival musik Coachella pada tahun 2012, hampir dua dekade setelah kematiannya. 

Tak hanya itu pada November tahun lalu, almarhum legenda logam berat Ronnie James Dio memulai tur dunia yang didukung oleh para musisi yang pernah dimainkannya.

Roy Orbison akan tur Inggris dalam bentuk holografik pada April mendatang. Hal itu membuktikan betapapun konyolnya suara itu, kematian bukan lagi penghalang bagi seorang seniman untuk mendapatkan pekerjaan. 

Namun meski tur Roy Orbison menjanjikan untuk menjadi pengalaman unik, tidak semua orang setuju dengan konsep tersebut.

Kritikus mempertanyakan apakah secara moral benar menghidupkan kembali seniman yang sudah meninggal tanpa mengetahui apakah itu yang diinginkan oleh artis dan apakah hologram benar-benar bisa memberi nilai uang bagi penggemar.

"Selalu ada sesuatu yang harus dikritik - apa yang akan dilakukan para kritikus jika mereka tidak bersikap kritis?" kata Alex

"Kami menunggu teknologi untuk mengejar ketinggalan, untuk memastikan kita memiliki sesuatu yang bisa dipercaya. Ini adalah sesuatu yang bukan hanya konser lama yang disiarkan ulang, ayah saya akan tampil di atas panggung dan berlari melalui satu set seperti berada di sini hari ini. "

TAGS : Roy Orbison Penyanyi Legendaris Amerika




TERPOPULER :