Kamis, 20/09/2018 22:13 WIB

Protes Kenaikan Harga, Iran Dibanjiri Demonstran

Aksi unjuk rasa yang meneriakkan slogan anti-pemerintah  meletus di beberapa kota di Iran

Ilustasi ratusan ribu pengunjuk rasa di Iran tolak kenaikan harga.

Dubai - Aksi unjuk rasa yang meneriakkan slogan anti-pemerintah  meletus di beberapa kota di Iran pada Jumat (29/12). Mereka beramai-ramai menolak  kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga.

Menurut video yang unggah ke media sosial, demonstran berteriak, "Rakyak mengemis, ulama bertindak seperti Tuhan," demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (30/12). 

Gelombang unjuk rasa tersebut disinyalir atas ketidakpuasan mereka terhadap kenaikan harga. Selain itu, rakyat juga curiga para pejabat Iran melakukan praktek korupsi, serta kekhawatiran tentang keterlibatan Iran dalam konflik regional, seperti konflik di Suriah dan Irak.

Polisi membubarkan demonstran anti-pemerintah di kota barat Kermanshah saat para pengunjuk rasa mulai menjalar hingga ke Teheran dan beberapa kota lainnya sehari setelah demonstrasi di timur laut.

Demonstran berkumpul di beberapa kota, dalam kelompok yang dilaporkan kurang dari seratus atau ribuan orang, pada Kamis (28/12). Menurut kantor berita Iran, Fars 52, para pemrotes di Mashad ditangkap. Sebagian kecil juga ditangkap di ibukota Teheran, lapor BBC.

Aksi unjuk rasa yang berpusat di Kermanshah, terjadi sehari setelah ratusan orang berkumpul di kota terbesar kedua di Iran Mashhad. Selain itu, beberapa demonstrasi di kota-kota Sari dan Rasht di utara, Qazvin sebelah barat Teheran dan Qom selatan ibukota, dan juga di Hamadan di Iran barat. 

Pada hari yang sama,  Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengecam keras penangkapan pemrotes damai di Iran. Ia mendesak semua negara untuk secara terbuka mendukung rakyat Iran dan tuntutan mereka akan hak-hak dasar dan diakhirinya korupsi.

Kantor berita Iran dan laporan media sosial mengatakan, demonstrasi kenaikan harga merupakan aksi unjuk rasa yang paling besar sejak kerusuhan pro-reformasi nasional di tahun 2009.

 

TAGS : Iran Kenaikan Harga




TERPOPULER :