Selasa, 20/11/2018 19:09 WIB

BI Siap Antisipasi Reformasi Pajak AS

Agus Martowardojo/WSJ

Jakarta - Gubernur Bank Indonesia akan mengantisipasi reformasi pajak di AS yang memotong pajak korporat dari 35 persen menjadi 21 persen dan mengurangi beban pajak individu karena berpotensi menyebabkan capital reversal.

Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, bank sentral AS the Fed pada tahun depan juga masih akan terus menaikkan suku bunga.

Dengan begitu, menurut Agus, investor AS yang terbiasa menanamkan modal di luar negeri akan mengambil kesempatan tersebut.

“Ini harus dikelola dengan hati-hati,” ujar Agus, Kamis.

Agus mengatakan BI akan terus menjaga fundamental ekonomi Indonesia agar tetap terjaga dengan baik.

“Reformasi struktural harus terus dilakukan sehingga investor AS tetap yakin menanamkan modalnya di Indonesia,” lanjut dia.

Guna mengantisipasi capital reversal, menurut Agus, BI akan selalu berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Volatilitas rupiah, menurut Agus, pada tahun 2017 relatif stabil di kisaran 3 persen.

“Tahun depan kita harapkan bisa lebih baik,” tambah Agus. (Anadolu)

 

 

TAGS : Bank Indonesia Agus Martowardojo The Fed




TERPOPULER :