Senin, 19/11/2018 12:07 WIB

Peneliti Temukan Kecoa Jadi Solusi Kecepatan Pergerakan Robot

Saat merangkak dengan kecepatan lambat, seekor kecoa selalu memiliki tiga dari enam kakinya yang bergerak dalam koordinasi. 

Kescoa (UPI.com)

Jakarta - Para ilmuwan menemukan adanya suatu spesial yang dimiliki kecoa sehingga membuatnya bisa berlari dengan kecepatan tinggi. Penemuan ini bisa membantu para insinyur melatih robot untuk berjalan lebih stabil dan efisien.

Penelitian terbaru yang diterbitkan minggu ini di jurnal Frontiers in Zoology menunjukkan perubahan kecepatan menengah dalam biomekanik gaya kiprah yang mencirikan percepatan berlari seekor kecoa. Pergeseran tersebut sama dengan yang dilakukan oleh hewan lain, termasuk kuda, yang terkenal melakukan transisi dari berlari pelan ke berlari kencang.

"Saya sangat terkejut bahwa perubahan mekanisme yang menstabilkan gerakan hewan berjalan seiring dengan perubahan koordinasi kaki," kata Tom Weihmann, seorang ahli zoologi di Universitas Cologne di Jerman dilansir UPI.

Menurutnya, saat merangkak dengan kecepatan lambat, seekor kecoa selalu memiliki tiga dari enam kakinya yang bergerak dalam koordinasi. Teknik ini, dikombinasikan dengan pusat gravitasi rendah serangga, memberikan stabilisasi yang sangat baik. Tapi bagaimana kecoa mempertahankan kontrol kaki dan tubuhnya pada kecepatan lebih tinggi?

Periset menemukan kecoa memanfaatkan teknik kiprah yang dikenal sebagai stabilisasi dinamis pada kecepatan tinggi dan pada permukaan yang licin. Metode sinkronisasi dan koordinasi untuk kecepatan dan membantu kecoa mencapai efisiensi energi tinggi tanpa memerlukan masukan dari sistem saraf pusat.

"Penemuan ini tidak hanya memiliki implikasi luas mengenai perilaku dan ekologi serangga serta arthropoda lainnya," kata Weihmann. "Hasil kami juga bisa berkontribusi untuk memecahkan beberapa masalah yang masih ada dengan pergerakan robot."

Robot dengan kaki bisa melintasi berbagai lanskap dan kontur permukaan lebih banyak daripada roda. Tapi mengatur pergerakan kaki membutuhkan energi dalam jumlah besar. Periset berpikir analisis mereka terhadap pendekatan stabilisasi kecoa jantan dapat membantu para insinyur mengelola gaya berjalan robot secara lebih efisien.

"Robot dengan kaki yang bisa digunakan di Bumi, atau di Mars atau planet lain, sering dimodelkan pada serangga," kata Weihmann. "Mengadaptasi pola koordinasi kaki robot dengan kecoa yang berlari cepat dapat membantu robot menggunakan energi lebih efisien dan karenanya meningkatkan daya tahannya di lingkungan yang tidak ramah."   

TAGS : Penemuan Kecoa Robot Berita Unik




TERPOPULER :