Selasa, 07/04/2020 09:43 WIB

Ini Alasan Jokowi Pilih Marsekal Hadi Calon Panglima TNI

Presiden Jokowi menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan posisi Jenderal Gatot Nurmantyo.

Paus Fransiskus memimpin sebuah misa di Katedral St Mary di Yangon, Myanmar (Foto: Via Sky News)

Jakarta - Presiden Jokowi menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan posisi Jenderal Gatot Nurmantyo.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi mengatakan, Marsekal Hadi dinilai mampu dan cakap serta memenuhi syarat menjadi calon Panglima TNI sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) yang berlaku.

"Marsekal Hadi dianggap mampu dan cakap serta memenuhi syarat menjadi panglima TNI sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI," ujar Johan, kepada wartawan, Jakarta, Senin (4/12).

Kata Johan, pergantian Panglima TNI dikarenakan Jenderal Gatot akan memasuki pensiun pada Maret 2018 mendatang. Untuk itu, Presiden Jokowi mengirim surat ke DPR melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Diketahui, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyerahkan secara langsung surat pergantian Panglima TNI kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/12).

Fadli menegaskan, Presiden Jokowi hanya menyampaikan satu nama terkait calon Pangkima TNI, yakni Hadi Tjahjanto.

"Saya menerima Mensesneg Prof Praktikno, yang menyampaikan surat dari presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, juga rencana untuk pengangkatan atau pergantian kepada Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai panglima TNI yang baru," kata Fadli.

TAGS : Myanmar Rohingya Paus Fransiskus




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :