Minggu, 19/05/2019 23:20 WIB

Istri Teroris Marawi asal Indonesia ini Dikabarkan Sehat

Hingga saat ini, kepolisian setempat  masih menunggu arahan dari Manila terkait penanganan Minhati dan anak-anaknya, termasuk tempat proses hukumnya.

Minhati, Warga Indonesia ditangkap kepolisian Filipina sebagai istri Omarkhayam Maute, telah tewas saat operasi militer Filipina di Marawi.

Jakarta - Tim Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) Davao, Filipina mengabarkan, Minhati Madrais, istri pimpinan teroris Filipina Omarkhayam Maute dalam keadaan sehat dan memperoleh perlakukan baik oleh Kepolisian Ilihan City.

Hal itu disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia pada Kementerian Luar Negeri setelah mendapat akses pemerintah setempat untuk menemuinya.  "Minhati dan enam anaknya dalam keadaan sehat dan memperoleh perlakuan baik di Kantor Polisi Iligan City," ujarnya.

Hingga saat ini, kepolisian setempat  masih menunggu arahan dari Manila terkait penanganan Minhati dan anak-anaknya, termasuk tempat proses hukumnya. Kata Iqbal,  pertemuan itu sebatas kekonsuleran, khususnya karena ada enam anak di bawah umur. Sementara terkait dengan peran Minhati dalam dugaan terorisme di Marawi akan dibicarakan dengan Kepolisian Filipina.

"Kami akan berkomunikasi dengan penegak hukum apakah ada tindakan pidana yang dia (Minhati) lakukan di Indonesia. Kalau ada dan memang sudah ada putusan pengadilan, maka peluang ekstradisi ada. Tetapi jika tidak maka akan diproses hukum oleh Filipina," tutur Iqbal dilansir Antara.

Mengingat paspor Minhati sudah habis berlaku sejak Januari 2017, Kemlu masih menelusuri status kewarganegaraan karena suaminya warga negara Filipina. "Kalau dia nantinya terkonfirmasi WNI, maka kami akan tetap memberikan bantuan kekonsuleran," kata Iqbal.

Selain tim dari KJRI Davao, kabarnya hari ini anggota Detasemen 88 Antiteror Polri akan terbang ke Filipina untuk menemui Minhati dan berkoordinasi dengan Kepolisian Filipina. Pasalnya, penangkapan Minhati oleh petugas gabungan Kepolisian Filipina diterima oleh Polri pada Minggu (5/11).

Perempuan kelahiran Bekasi pada 9 Juni 1981 berpaspor A 2093379 itu diduga tiba di Manila pada 2015 dengan masa berlaku visa diperpanjang hingga 30 Januari 2017. Suami Minhati sendiri, Omarkhayam Maute, telah tewas saat operasi militer Filipina di Marawi.

Selain Minhati, tim Gabungan Armed Forces of the Philippines (AFP) dan Philippine National Police (PNP) dari ICPO, MIB, ISG, CIDT-Lanao, 4th Mech and 103rd SAC mengamankan enam anak Minhati terdiri dari empat anak perempuan dan dua anak lelaki di 8017 Steele Makers Village Tubod Iligan City.

TAGS : Teroris ISIS Marawi Minhati




TERPOPULER :